News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kandidat Pelatih Timnas Indonesia Pengganti Patrick Kluivert Mundur Teratur, Nasib John Herdman Hingga Kini Masih Misterius

Situasi ini membuat publik bertanya-tanya, mengapa proyek Timnas Indonesia yang diklaim ambisius justru sulit mendapatkan sosok pelatih yang bersedia mengambil
Kamis, 1 Januari 2026 - 22:16 WIB
Calon pelatih Timnas Indonesia John Herdman
Sumber :
  • Canadian Premier League

tvOnenews.com - Proses pencarian pelatih baru Timnas Indonesia kembali diwarnai dinamika yang tak sederhana. Setelah pemutusan kontrak Patrick Kluivert, satu per satu nama yang sempat digadang-gadang justru mundur dari bursa kandidat. 

Situasi ini membuat publik bertanya-tanya, mengapa proyek Timnas Indonesia yang diklaim ambisius justru sulit mendapatkan sosok pelatih yang benar-benar bersedia mengambil alih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi tersebut tak lepas dari bayang-bayang kegagalan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Round 4. 

Hasil mengecewakan di bawah asuhan Patrick Kluivert membuat PSSI harus bergerak cepat, namun kehati-hatian federasi dalam memilih pengganti justru memperpanjang proses. 

Di tengah ketidakpastian, nama John Herdman perlahan menguat sebagai kandidat terdepan, meski hingga kini belum juga diumumkan secara resmi.

Efek Gagal di Era Kluivert, Kandidat Pelatih Mundur Teratur

PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan stafnya pada 16 Oktober 2025. Keputusan tersebut diambil setelah Skuad Garuda gagal melaju ke Piala Dunia 2026, hasil yang jauh dari target awal federasi. Evaluasi besar-besaran pun dilakukan, termasuk dalam hal kepelatihan.

Awalnya, PSSI menyebut telah menyiapkan lima kandidat potensial. Namun seiring waktu, beberapa nama yang masuk radar justru menghilang. 

Timur Kapadze dirumorkan jadi pelatih Timnas Indonesia
Timur Kapadze dirumorkan jadi pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @timurkapadze18

Timur Kapadze dipastikan tidak lagi menjadi opsi. Menyusul kemudian John Heitinga, yang sempat dianggap sebagai kandidat paling realistis, juga dikabarkan menolak tawaran melatih Timnas Indonesia.

Media Belanda, Soccernews.nl, melaporkan bahwa Heitinga tidak tertarik menerima tantangan tersebut untuk saat ini. 

“Menurut berbagai sumber, Federasi Sepak Bola Indonesia baru-baru ini menghubunginya, tetapi Heitinga sendiri menolak tawaran tersebut,” tulis Soccernews.nl. 

Kabar ini menjadi pukulan tersendiri bagi PSSI, mengingat rekam jejak Heitinga yang pernah menangani Ajax Amsterdam dan menjadi asisten Arne Slot di Liverpool musim 2024–2025.

Heitinga dan Van Bronckhorst: Harapan yang Kandas

Penolakan Heitinga terasa semakin ironis karena sebelumnya muncul sinyal kedekatan dengan proyek Timnas Indonesia. 

Media Voetbal Primeur mencatat bahwa mantan bek timnas Belanda itu sempat mengikuti akun Instagram Ketua Umum PSSI Erick Thohir, akun resmi Timnas Indonesia, serta penasihat teknis Jordi Cruyff. Hal tersebut memicu spekulasi bahwa Heitinga membuka peluang untuk melatih Garuda.

Namun laporan Soccernews.nl menyebutkan bahwa pelatih berusia 42 tahun itu belum siap menerima tantangan di Asia. Meski demikian, media tersebut juga menyiratkan bahwa peluang di masa depan belum sepenuhnya tertutup.

Selain Heitinga, nama Giovanni van Bronckhorst juga terus beredar di ruang publik. Pelatih berdarah Indonesia itu dinilai memiliki ikatan emosional dengan Tanah Air. 

Namun bocoran media Belanda menyebutkan bahwa Van Bronckhorst juga belum memberikan lampu hijau atas pendekatan yang dilakukan PSSI. Dengan dua nama besar tersebut yang belum bersedia, opsi federasi pun semakin mengerucut.

John Herdman Menguat, Negosiasi Masih Berjalan

Di tengah bergugurannya kandidat, nama John Herdman justru kian menguat. Pelatih asal Inggris yang dikenal membawa Kanada tampil impresif di Piala Dunia itu disebut sebagai pilihan mayoritas Exco PSSI. Prosesnya pun terbilang panjang dan tertutup.

PSSI sebelumnya mengirim perwakilan ke Inggris untuk mewawancarai lima calon pelatih. Utusan tersebut terdiri dari dua anggota Exco, Muhammad dan Endri Erawan, serta Direktur Teknik PSSI Alexander Zwiers. Dari lima undangan, hanya empat pelatih yang hadir dalam sesi wawancara.

Setelah proses tersebut, laporan disampaikan kepada Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji. Hasilnya, Exco PSSI menyepakati dua nama final, yakni John Herdman dan Giovanni van Bronckhorst. Dalam rapat Exco PSSI pada 17–18 Desember 2025 di Jakarta, mayoritas suara akhirnya mengarah kepada John Herdman.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sumardji menyebut bahwa PSSI hingga saat ini masih terus berkomunikasi dengan Herdman. Ia belum bisa memastikan kapan pengumuman resmi dilakukan, meski menyebut kemungkinan paling lambat akhir Januari 2026.

Ketidakpastian ini membuat publik kembali menanti. Apakah John Herdman benar-benar akan menjadi nahkoda baru Timnas Indonesia, atau PSSI kembali harus mencari alternatif lain, masih menjadi tanda tanya besar. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT