News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tamparan Shin Tae-yong Dipermasalahkan di Korea Selatan, Pemain Timnas Indonesia Malah Tertawa usai Dipukul Pakai Galon

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kembali menjadi pembicaraan di Korea Selatan. Kali ini, akibat dari sebuah video yang memperlihatkan dirinya menampar seorang pemain Ulsan HD.
Selasa, 16 Desember 2025 - 13:26 WIB
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong
Sumber :
  • Instagram @shintaeyong7777

Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, kembali menjadi pembicaraan di Korea Selatan. Kali ini, akibat dari sebuah video yang memperlihatkan dirinya menampar seorang pemain Ulsan HD.

Kontroversi mencuat pada Senin (15/12/2025) lalu ketika media Korea Selatan, JoongAng Ilbo, merilis video STY menampar Jung Seung-hyun. Itu adalah video lama, berdasarkan keterangan orang dalam klub kepada media Korsel, News1.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tamparan Shin tidaklah keras dan tidak terlihat bermaksud jahat. Itu lebih kepada momen bercanda antara pelatih dan pemain.

Namun, kontroversi mencuat karena Shin sebelumnya dilaporkan memiliki masalah dengan para pemain Ulsan. Dia hanya menukangi klub tersebut selama dua bulan, sebelum dipecat pada Oktober lalu.

Shin Tae-yong sebenarnya sudah menyampaikan permintaan maafnya. Dia juga menjelaskan bahwa itu hanyalah caranya mengutarakan kedekatan.

“Dia adalah pemain yang disayang, mungkin saya mengutarakan kedekatan secara keterlaluan. Jadi, saya meminta maaf jika itu menyinggung saya,” kata Shin Tae-yong, dilansir dari media Korea Selatan, News1.

Namun, News1 mengatakan bahwa Shin harus meminta maaf secara tulus. Menurut mereka, itu bukanlah tentang keras atau tidaknya, melainkan kepada posisi keduanya di klub, yaitu pemain dan pelatih.

“Yang terpenting bukanlah keras atau tidaknya tamparan itu. Itu adalah sesuatu yang terjadi antara pelatih dan pemain. Itu terjadi di antara dua orang dalam sebuah ‘relasi kuasa’ yang menggunakan pengaruh,” tulis News1.

Aksi semacam itu sudah sering dilihat oleh para suporter Timnas Indonesia. Merespons video yang viral tersebut, para netizen di media sosial X mengungkap berbagai momen ketika Shin “menyiksa” para pemainnya melalui tangannya.

Jeam Kelly Sroyer pernah ditampar di tengah laga Timnas Indonesia U-23 lawan Australia pada Piala Asia U-23 2024 di bulan April 2024 lalu. Jauh sebelum itu, Shin bahkan “menghajar” para pemain dengan botol galon dalam sesi latihan.

Namun, para pemain skuad Garuda justru meresponsnya dengan tertawa, melihatnya sebagai tindakan bercanda. Ini menjadi respons yang kontras di antara kedua negara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(rda)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT