News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelatih Thailand Sudah Was-was dengan Timnas Indonesia Asuhan Indra Sjafri di SEA Games 2025: Pesaing Berat

Jelang bergulirnya SEA Games 2025, pelatih tim nasional Thailand sudah menyadari, bahwa Timnas Indonesia akan menjadi pesaing berat mereka dalam ajang olahraga se-Asia Tenggara itu.
Selasa, 18 November 2025 - 23:31 WIB
Indra Sjafri dan Kadek Arel
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

tvOnenews.com - Menjelang bergulirnya SEA Games 2025 di Thailand, Timnas Indonesia U-22 telah memasuki periode krusial dalam persiapan mengamankan kembali medali emas.

Di bawah kepemimpinan pelatih berpengalaman, Indra Sjafri, skuad Garuda telah menyelesaikan persiapan akhir mereka, yakni melakoni dua laga international friendly match melawan Mali U-22 pada 15 dan 18 November 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam dua laga tersebut Timnas Indonesia sama sekali tak bisa mengukuhkan diri menjadi pemenang.

Timnas Indonesia U-22 Vs Mali
Timnas Indonesia U-22 Vs Mali
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

 

Namun, ada perkembangan yang cukup terlihat dari hasil yang didapat Ivan Jenner dkk dalam dua laga tersebut.

Pasalnya dalam laga pertama melawan Mali pada 15 November 2025 lalu, Timnas Indonesia U-22 dibantai dengan skor 3-0.

Lalu, hasil laga kedua yang digelar Selasa (18/11/2025) justru berakhir seri dengan skor 2-2. 

 

Hasil undian (drawing) fase grup telah memberikan keuntungan signifikan bagi Indonesia. Timnas Indonesia U-22 dipastikan tidak berada dalam satu grup dengan rival-rival tradisionalnya, seperti Malaysia, Thailand, dan Vietnam.

Berdasarkan pembagian grup resmi, Timnas Indonesia U-22 tergabung di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura.

Sementara itu, lawan-lawan terberat Indonesia tersebar di Grup A (Thailand) dan Grup B (Vietnam serta Malaysia).

Pelatih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025 Indra Sjafri
Pelatih Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025 Indra Sjafri
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fauzan/am

 

Meskipun terhindar dari grup neraka, status Indonesia sebagai peraih medali emas SEA Games 2023 menjadikan skuad asuhan Indra Sjafri kini menjadi fokus utama dan sumber kekhawatiran bagi tim-tim rival, terutama Thailand.

Perlu diketahui, Indonesia berhasil menundukkan Thailand dengan skor telak 5-2 dalam laga final yang sarat tensi di Kamboja pada SEA Games 2023.

Kekalahan dramatis tersebut disinyalir meninggalkan jejak emosional mendalam bagi tim Gajah Perang.

Hal ini diperkuat oleh laporan yang menyebutkan bahwa pelatih Thailand, Wang Thawatchai, menunjukkan kekhawatiran serius terhadap kekuatan dan konsistensi skuad Indonesia.

Kecemasan ini semakin beralasan mengingat SEA Games 2025 akan diselenggarakan di kandang Thailand sendiri, yang otomatis meningkatkan tekanan dan ambisi untuk membalas kekalahan pahit di final sebelumnya.

 

Kepada media Thailand, TH Sport, Wang Thawatchai mengatakan bahwa tim nasional Indonesia adalah salah satu lawan yang tangguh.

"Di SEA Games 2025, kami (Thailand) sadar bahwa Vietnam dan Indonesia adalah dua pesaing terberat. Seperti Malaysia, Thailand juga tidak puas dengan hasil sebelumnya," kata Wang Thawatchai kepada TH Sports, dilansir TheThao247 pada Kamis (13/11/2025).

"Seluruh tim bekerja keras untuk berlatih dan mempersiapkan diri dengan matang untuk SEA Games dan kami tidak akan pernah meremehkan lawan mana pun," ujarnya.

Pelatih Thailand Wang Thawatchai
Pelatih Thailand Wang Thawatchai
Sumber :
  • Facebook/changsuek

 

Tak cuma di SEA Games 2023, Thailand juga diketahui harus menelan pil pahit setelah langkahnya digagalkan oleh Timnas Indonesia U-23 di babak semifinal Piala AFF U-23 2025 yang digelar pada bulan Juli lalu.

Ajang SEA Games 2025 yang digelar di Thailand pun menjadi kesempatan emas bagi Thailand untuk balas dendam.

Wang Thawatchai pun menegaskan bahwa ia dan timnya telah belajar banyak dari kegagalan-kegagalan sebelumnya.

Ia juga mengatakan, bahwa SEA Games 2025 akan menjadi ajang pembuktian bagi kekuatan sepak bola Thailand.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami telah belajar banyak dari kegagalan-kegagalan baru-baru ini. Para pemain muda Thailand terus berkembang dari hari ke hari, dan seluruh tim yakin bahwa kami mampu bersaing secara setara dengan lawan mana pun."

"SEA Games 2025 adalah kesempatan untuk membuktikan kekuatan sejati sepak bola Thailand," ujar Wang Thawatchai. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT