News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Luis Milla hingga Shin Tae-yong, PSSI Blak-Blakan soal Cara Temukan Pelatih Timnas Indonesia

Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, blak-blakan menjelaskan mekanisme pencarian pelatih baru Timnas Indonesia.
Sabtu, 15 November 2025 - 12:50 WIB
Banyak Orang Ingin Shin Tae-yong Kembali, Padahal Dulu Juga Timnas Indonesia Punya Pelatih Kualitas Jempolan, Namanya Luis Milla, Kabar Terbarunya kini Dia...
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, blak-blakan menjelaskan mekanisme pencarian pelatih baru Timnas Indonesia. Ia menegaskan bahwa pola yang digunakan kali ini mirip dengan proses seleksi pada era Luis Milla dan Shin Tae Yong.

‎Menurut Zainudin, PSSI ingin memastikan proses pemilihan berjalan transparan dan sistematis. Cara ini dianggap paling ideal untuk menemukan sosok pelatih terbaik bagi skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla
Mantan pelatih Timnas Indonesia, Luis Milla
Sumber :
  • Instagram/@luismillacoach

 

‎Ia mengingatkan bahwa pada masa itu, baik Shin Tae Yong maupun Luis Milla harus memaparkan program mereka secara langsung di depan Exco PSSI. Proses tersebut menjadi acuan utama dalam menentukan pilihan akhir.

‎"Ada mekanisme yang bagus yang kita pernah jalankan saat menentukan Shin Tae Yong (STY) dulu ya, ada aspirasi ada dua [calon] waktu itu ada STY dan ada Luis Milla," ucap Zainudin, Jumat (14/11/2025). 

‎"Nah, kemudian dua-duanya ini secara bergantian diminta untuk memaparkan di depannya Exco akhirnya, waktu itu zaman Pak Iwan Bule ya Exco memutuskan oke, kita putuskan STY," tambahnya. 

‎Zainudin menilai mekanisme tersebut menunjukkan nilai keterbukaan yang sangat penting dalam pengambilan keputusan strategis. Menurutnya, pola itu membuat seluruh Exco memahami alasan pemilihan secara menyeluruh.

‎"Nah, untuk yang ini saya kira kita akan lakukan proses seperti itu. Sehingga semuanya menjadi transparan. Dan kita tahu tentang pilihan kita itu dan semua Exco terinformasikan. Jadi kalau sudah ada satu dua nama pun pasti segera diinformasikan," kata Zainudin.

‎PSSI disebut tak ingin membuat keputusan terburu-buru tanpa dukungan informasi yang lengkap. Karena itu, setiap calon pelatih akan dikenakan proses pemaparan secara resmi di hadapan Exco.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Jadi, kalau sudah ada bahkan masih dalam bentuk calon pun belum keputusan, kalau saya pribadi Saya akan sampaikan kepada teman-teman. Supaya teman-teman juga mengikuti 'oh yang akan dipilih ini si A, si B, si C'. Kemudian setelah itu kita minta paparan," jelas Zainudin.

‎"Jadi, sekali lagi mekanisme yang digunakan oleh PSSI pada saat menentukan, memilih di antara STY dan Luis Milla. Menurut saya itulah mekanisme yang baik," sambungnya. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT