News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantas Pelatih Mali Sampai Panggil Pemain Manchester United untuk Hadapi Timnas Indonesia U-22, di Matanya Skuad Garuda Muda Saat Ini Dianggap…

Timnas Indonesia U-22 akan melakoni salah satu ujian terberat mereka jelang SEA Games 2025. Lawan yang akan dihadapi bukan tim sembarangan, yakni Mali U-22.
Sabtu, 15 November 2025 - 08:48 WIB
Pelatih Timnas Mali U-22, Fousseni Diawara
Sumber :
  • tvOnenews/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-22 akan melakoni salah satu ujian terberat mereka dalam persiapan menuju SEA Games 2025. Lawan yang akan dihadapi bukan tim sembarangan, yakni Mali U-22, yang datang dengan kekuatan penuh.

Tim asal Afrika itu tampaknya tidak main-main dalam laga uji coba yang akan digelar dua kali di Stadion Pakansari, Bogor, pada 15 dan 18 November 2025. Keseriusan mereka terlihat dari daftar pemain yang dibawa ke Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mali U-22 diketahui memboyong beberapa pemain muda berbakat yang merumput di Eropa. Salah satu nama paling mentereng adalah gelandang muda Manchester United, Sekou Koné.

Pemanggilan pemain dari klub sekelas Manchester United untuk laga uji coba ini sontak menimbulkan pertanyaan. Ternyata, di mata pelatih Mali U-22, Foussini Diawara, Skuad Garuda Muda saat ini adalah lawan yang sangat dihormati dan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Dalam sesi konferensi pers jelang pertandingan, Jumat (14/11/2025), Foussini Diawara blak-blakan mengungkapkan alasannya. Ia mengaku sudah sangat mengenal kekuatan sepak bola Indonesia.

Pelatih Mali itu bahkan menegaskan tidak perlu melakukan riset baru untuk laga ini. "Saya tidak perlu mencari karena saya sudah mengenal tim ini," buka Foussini Diawara.

Diawara memiliki memori yang sangat jelas tentang kekuatan Skuad Garuda. Ia adalah pelatih yang sama saat memimpin Guinea U-23 mengalahkan Indonesia U-23 di babak play-off Olimpiade Paris 2024 lalu.

"Saya pernah menghadapi Indonesia saat melatih Guinea dalam kualifikasi Olimpiade Paris 2024, dan saat itu kami menang 1-0—itu pengalaman yang baik," kenangnya.

Pemantauannya terhadap sepak bola Indonesia juga tidak berhenti sampai di situ. Diawara mengaku terus mengikuti perkembangan tim nasional, termasuk di level senior.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya juga menyaksikan Indonesia di Piala Asia di Qatar dan memantau mereka beberapa kali," ungkap sang pelatih. "Jadi saya cukup mengenal sepak bola Indonesia."

Dari hasil pengamatannya yang intensif, Foussini Diawara mengambil satu kesimpulan tegas. Di matanya, sepak bola Indonesia kini dianggap sebagai salah satu kekuatan yang sedang bangkit pesat.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT