News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Susul Timnas Indonesia, Garuda INAF Resmi Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026 usai Tumbang dari Iran

Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia Amputasi 2026. Tim berjuluk Garuda INAF itu mengikuti jejak Timnas Indonesia yang juga gagal melaju ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Kamis, 13 November 2025 - 14:58 WIB
Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia Amputasi 2026, Garuda INAF mengikuti jejak Timnas Indonesia yang juga gagal melaju ke Piala Dunia 2026
Sumber :
  • ANTARA/Zaro Ezza Syachniar

Jakarta, tvOnenews.com – Timnas Sepak Bola Amputasi Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia Amputasi 2026. Tim berjuluk Garuda INAF itu mengikuti jejak Timnas Indonesia yang juga gagal melaju ke Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Sebelumnya, Timnas Indonesia kalah dua kali di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup B. Skuad Garuda tumbang dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1) pada Oktober 2025 lalu. Dua hasil itu membuat Jay Idzes dan kolega finis sebagai juru kunci dan tersingkir dari persaingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @erickthohir

 

Baru-baru ini, Garuda INAF -julukan Timnas Amputasi Indonesia- resmi menyusul skuad Garuda. Aditya Adit dan kawan-kawan gagal melangkah ke Piala Dunia Amputasi 2026 yang akan berlangsung di San Jose, Kosta Rika, usai takluk dari Iran pada laga terakhir Grup A Piala Asia Amputasi 2025.

Bermain di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (13/11/2025), Garuda INAF kalah dari Iran dengan skor 0-3. Dalam laga ini, kapten Timnas Amputasi Indonesia, Aditya Adit, kembali tampil setelah sang pemain absen pada laga kedua menghadapi Irak.

Timnas Indonesia saat melawan Irak di Piala Asia Amputasi 2025
Timnas Indonesia saat melawan Irak di Piala Asia Amputasi 2025
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Fauzan/nz.

 

Kehadiran Aditya ditemani oleh enam pemain lainnya, yaitu Rahmad Yusuf (kiper), Riski, Anwar, Sahata Sianturi, Ajis Firmansyah, dan Agung. Namun, para pemain Garuda INAF tak mampu mencegah Iran yang mencetak gol keunggulan pada menit ke-6.

Adalah Rasool Oboodi yang sukses memanfaatkan umpan tarik rekannya dengan baik untuk membobol gawang tuan rumah yang membuat skor menjadi 1-0. Kemudian pada menit ke-9, Iran nyaris menggandakan keunggulan. 

Namun, kiper Indonesia Rahmad Yusuf melakukan penyelamatan gemilang saat menepis tendangan Akbar Lotfi. Setelah itu, Akbar membayar tuntas kegagalannya pada menit ke-14 dan membawa Iran memimpin 2-0 usai memanfaatkan umpan pendek Mohammadreza Damavandi.

Berlanjut pada babak kedua, Indonesia mengambil inisiatif di awal-awal. Namun, Iran kembali mengambil lagi jalannya pertandingan setelah Indonesia beberapa kali gagal memperkecil kedudukan.

Iran pun menghukum Indonesia melalui gol ketiga yang mereka ciptakan, melalui tendangan keras Muhammad Alitabar. Tim tamu mengancam lewat Oboodi pada menit ke-45 saat dia sudah tanpa kawalan, namun melambung tinggi. Laga pun berakhir untuk kemenangan Iran dengan skor 3-0.

Atas hasil ini, Indonesia mengakhiri babak grup di posisi ketiga dengan tiga poin, sementara Suriah menjadi juru kunci dengan tanpa poin. Kekalahan ini membuat Garuda INAF gagal berpartisipasi untuk kedua kali beruntun di Piala Dunia Amputasi setelah edisi 2022 di Turki. 

Saat itu, mereka menutup keikutsertaan di Piala Dunia Amputasi 2022 dengan menempati peringkat ke-22 dari 24 negara peserta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Irak dan Iran berhak mendapatkan dua tiket lolos ke Piala Dunia Amputasi 2026 setelah menempati peringkat dua besar dengan koleksi tujuh poin. Tak hanya lolos ke Piala Dunia Amputasi, kedua negara ini juga akan memainkan laga semifinal Piala Asia Amputasi.

(ant/yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT