News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omongan Jujur Mike Rajasa usai Debut Manis di Timnas Indonesia U-17 Berakhir Pahit untuk Piala Dunia U-17 2025

Mike Rajasa memberi respons setelah menjalani debut manis di Timnas Indonesia U-17. Namun sayang, itu berujung kepahitan untuk perjuangan mereka di Piala Dunia U-17 2025.
Kamis, 13 November 2025 - 11:23 WIB
Kiper Timnas Indonesia U-17 Keturunan Belanda Mike Rajasa Hoppenbrouwers
Sumber :
  • Instagram @mh.rajasa

Jakarta, tvOnenews.com - Mike Rajasa memberi respons setelah menjalani debut manis di Timnas Indonesia U-17. Namun sayang, itu berujung kepahitan untuk perjuangan mereka di Piala Dunia U-17 2025.

Skuad Garuda Asia telah mengakhiri perjuangan di Piala Dunia U-17 2025 pada Selasa (11/11/2025) lalu. Segala peluang sudah dipastikan tertutup.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal, Timnas Indonesia U-17 baru saja menciptakan sejarah pada sehari sebelumnya. Itu terjadi lewat kemenangan 2-1 atas Honduras pada Senin (10/11/2025).

{{imageId:379557}}

Dalam laga itu, tim asuhan Nova Arianto berhasil unggul lebih dulu melalui Evandra Florasta. Honduras sempat menyamakan skor, namun Indonesia kembali unggul lewat gol Fadly Alberto Hengga.

Skor 2-1 menutup laga itu. Pertandingan tersebut menjadi debut manis untuk kiper binaan akademi Utrecht, Mike Rajasa Hoppenbrouwers.

Mike bermain sebagai starter pada pertandingan melawan Honduras. Itu juga menjadi penampilan perdananya bersama skuad Timnas Indonesia U-17 sejak dipanggil untuk Piala Dunia U-17 2025.

Laga debutnya terbilang manis. Sebab, Mike berhasil membantu Garuda Asia meraih tiga poin penuh.
Namun, ketidaklolosan skuad Garuda Asia menjadi sebuah hal pahit tentunya. Atas hal itu, Mike pun mengucapkan terima kasih di media sosial Instagram-nya.

“Langsung menciptakan sejarah pada laga debut saya. Terima kasih semuanya!” kata Mike dalam unggahannya di Instagram.

Kemenangan Timnas Indonesia U-17 memang menjadi sejarah. Sebab, ini merupakan kemenangan pertama mereka di Piala Dunia U-17.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebelumnya, pada Piala Dunia U-17 2023 ketika menjadi tuan rumah, Garuda Asia tidak pernah menang. Arkhan Kaka dan kolega mengakhiri fase grup dengan dua poin dari tiga laga pada saat itu.

Selain untuk level U-17, kemenangan ini juga menjadi sejarah Timnas Indonesia di berbagai level. Sebelumnya, pada Piala Dunia senior dan junior, Indonesia juga selalu gagal menang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Piala Dunia senior edisi 1938, Indonesia hadir dengan nama Hindia-Belanda. Mereka kandas dengan skor 0-6 dari Hungaria pada saat itu.

Kemudian, pada 1979, ada Piala Dunia Remaja yang diikuti oleh Indonesia. Mereka kalah tiga kali dari Polandia, Yugoslavia, dan Argentina yang diperkuat oleh Diego Maradona. (rda)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT