News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resmi Tersingkir, Nova Arianto Tak Habis Pikir usai Bawa Timnas Indonesia U-17 Cetak Sejarah di Piala Dunia U-17 2025: Masih Belum Percaya!

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku masih tak menyangka dirinya mampu membawa Garuda Asia mencetak sejarah di Piala Dunia U-17 2025. Meskipun, arsitek berkepala plontos itu gagal membawa timnya lolos ke fase gugur.
Rabu, 12 November 2025 - 14:36 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/fzn/foc

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, mengaku masih tak menyangka dirinya mampu membawa Garuda Asia mencetak sejarah di Piala Dunia U-17 2025. Meskipun, arsitek berkepala plontos itu gagal membawa timnya lolos ke fase gugur.

Nova Arianto menjadi satu-satunya pelatih yang sukses membawa Timnas Indonesia U-17 lolos ke Piala Dunia U-17 melalui babak kualifikasi. kepastian itu setelah Garuda Asia di bawah arahannya menembus perempat final Piala Asia U-17 2025 pada April lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Bayu Pratama

 

Setelah itu, Nova Arianto memimpin anak asuhnya di pemusatan latihan jangka panjang sebelum tampil di putaran final Piala Dunia U-17 2025. Mantan asisten Shin Tae-yong di Timnas Indonesia itu pun sukses membawa Garuda Asia menang 2-1 atas Honduras di laga terakhir fase Grup H.

Sayangnya, satu kemenangan bersejarah itu tak cukup membuat Timnas Indonesia U-17 berbicara banyak di Piala Dunia U-17 2025 alias edisi kedua setelah edisi 2023 di Indonesia. Mereka gagal lolos ke babak 32 besar setelah tersingkir dari persaingan di klasemen mini delapan peringkat tiga terbaik. 

Timnas Indonesia U-17
Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

Di klasemen ini, Garuda Asia menempati peringkat 10 dengan tiga poin (selisih gol -5). Zahaby Gholy dan kawan-kawan memiliki poin yang sama dengan tim peringkat delapan di klasemen mini yaitu Meksiko. Namun, mereka kalah dalam selisih gol (Indonesia minus lima gol, Meksiko minus dua gol).

Di ssi lain, Indonesia lebih baik dari dua tim peringkat tiga, yakni tuan rumah Qatar dengan dua poin dan Kosta Rika dengan satu poin. Meski pada akhirnya tersingkir dari babak grup, Nova membawa timnya mencetak sejarah di ajang ini karena meraih kemenangan untuk pertama kalinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kemenangan pertama di ajang Piala Dunia U-17, kemenangan atas Honduras menjadi kemenangan pertama diraih Indonesia di Piala Dunia semua kelompok umur yang pernah mereka ikuti. Nova Arianto pun bersyukur usai membawa timnya mengukir sejarah.

Namun, mantan pemain Persib Bandung itu mengaku masih tak menyangka dirinya mampu membawa Garuda Asia sampai sejauh ini hingga mencetak sejarah di Piala Dunia U-17 2025. Di sisi lain, ia juga meminta maaf karena belum bisa membawa timnya melaju lebih jauh.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT