News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Kena Getahnya Usai Laga Timnas Indonesia Vs Irak, Dapat Sanksi FIFA dan Denda Fantastis Sebesar.....

FIFA Denda PSSI dengan nominal fantastis dan beri sanksi pemain Timnas Indonesia, termasuk Thom Haye: Apa yang sebenarnya terjadi di laga lawan Irak?
Sabtu, 8 November 2025 - 11:38 WIB
Timnas Indonesia Vs Irak
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) kembali menjatuhkan sanksi kepada Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) buntut dari insiden memalukan saat laga Timnas Indonesia melawan Irak pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

Pertandingan yang digelar di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi, pada 12 Oktober 2025 itu kini meninggalkan konsekuensi berat. FIFA menjatuhkan denda sebesar 50.000 CHF atau sekitar Rp1 miliar kepada PSSI karena dianggap gagal menjaga ketertiban dan keamanan selama pertandingan berlangsung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya itu, lembaga sepak bola tertinggi dunia tersebut juga menyoroti tindakan tidak pantas dari suporter Indonesia yang melemparkan benda-benda ke dalam lapangan.

Sanksi ini menjadi perhatian besar publik karena mencerminkan catatan kedisiplinan yang masih perlu diperbaiki oleh sepak bola Indonesia, baik di level federasi maupun pemain. 

Terlebih lagi, hukuman ini datang di saat situasi timnas tengah disorot karena dua pemain naturalisasi, Thom Haye dan Shayne Pattynama, juga mendapat sanksi dari FIFA atas perilaku tidak sportif di laga yang sama. 

Kombinasi hukuman untuk federasi dan pemain menjadi peringatan keras bagi seluruh elemen sepak bola nasional agar lebih profesional dalam menjaga citra Garuda di kancah internasional.

Timnas Indonesia Vs Irak
Timnas Indonesia Vs Irak
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

Menurut laporan resmi FIFA, denda yang dijatuhkan kepada PSSI berkaitan langsung dengan pelanggaran ketertiban dan keamanan pertandingan serta aksi pelemparan benda ke lapangan. 

Dalam laga tersebut, suasana memanas di penghujung waktu normal setelah keputusan wasit asal China, Ma Ning, dianggap merugikan tim Garuda. 

Kekecewaan suporter Indonesia yang hadir di stadion pun memuncak dan berujung pada tindakan melempar botol minum dan gelas plastik ke area lapangan. 

Insiden ini sempat membuat pertandingan terhenti sejenak, memaksa beberapa pemain Indonesia, termasuk kapten Jay Idzes, turun tangan menenangkan penonton dan memunguti benda-benda yang berserakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun upaya para pemain untuk menenangkan situasi patut diapresiasi, insiden tersebut tetap berbuah hukuman. 

Akibatnya, selain denda besar kepada PSSI, dua pemain naturalisasi Indonesia, Thom Haye dan Shayne Pattynama, turut disanksi karena dianggap melakukan intervensi terhadap perangkat pertandingan usai laga berakhir. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT