News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bawa Persib Menang, Thom Haye Justru Ketiban Sial dari FIFA, Posisinya di Timnas Indonesia Terancam Usai Dijatuhi Sanksi Berat ini

Thom Haye kena sanksi berat dari FIFA, bakal terancam absen di Timnas Indonesia? Usai bantu Persib taklukkan Selangor FC, Haye justru ketiban sial karena
Sabtu, 8 November 2025 - 09:59 WIB
Pemain Persib Bandung, Thom Haye
Sumber :
  • X - Persib Bandung

tvOnenews.com - Gelandang andalan Timnas Indonesia, Thom Haye, resmi dijatuhi sanksi berat oleh FIFA. Persiapan Timnas Indonesia menuju sejumlah laga penting tampaknya harus terganggu setelah kabar mengejutkan datang dari FIFA. 

Hukuman ini datang tak lama setelah Haye tampil impresif dan menjadi sosok penting dalam kemenangan dramatis Persib Bandung atas Selangor FC pada ajang AFC Champions League Two (ACL 2) 2025–2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan hukuman larangan tampil di empat pertandingan internasional bersama timnas, peluang Haye untuk memperkuat skuad Garuda di laga-laga berikutnya kini berada di ujung tanduk. 

Kondisi ini tentu menjadi pukulan telak bagi pelatih Shin Tae-yong yang tengah mempersiapkan tim menghadapi jadwal padat di level internasional.

Absennya Thom Haye berpotensi mengurangi kekuatan lini tengah Indonesia yang selama ini mengandalkan ketenangan dan distribusi bolanya. 

Padahal, performa pemain berusia 30 tahun itu bersama Persib tengah berada di puncak. Baru beberapa hari lalu, Haye menjadi salah satu motor kebangkitan Maung Bandung saat membalikkan keadaan dari ketertinggalan 0-2 menjadi menang 3-2 atas Selangor FC di Stadion MBPJ, Kamis (6/11/2025). 

Pemain Persib Bandung, Thom Haye
Pemain Persib Bandung, Thom Haye
Sumber :
  • X - Persib Bandung

 

Ia menunjukkan kelasnya sebagai metronom permainan dengan kontrol bola, umpan akurat, dan visi permainan yang tajam. 

Namun, kebahagiaan tersebut tak berlangsung lama setelah FIFA mengumumkan sanksi disiplin berat terhadapnya terkait insiden saat membela Timnas Indonesia melawan Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada 11 Oktober 2025.

Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan tipis 0-1 untuk Indonesia, Thom Haye disebut melakukan tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan. 

Berdasarkan dokumen resmi yang dikutip dari situs FIFA, tindakan tersebut dinilai melanggar Pasal 14.1.J Kode Etik dan Disiplin FIFA, yang mengatur soal perilaku tidak pantas dari pemain maupun ofisial terhadap perangkat pertandingan. 

“Pelanggaran disiplin oleh pemain dan ofisial berupa tindakan tidak sportif terhadap perangkat pertandingan,” demikian tertulis dalam laporan FIFA.

Sebagai konsekuensinya, mantan pemain Almere City tersebut harus menerima dua hukuman sekaligus, denda dan larangan bermain. Ia diwajibkan membayar 5.000 CHF (sekitar Rp103 juta) dan harus menjalani larangan tampil dalam empat laga internasional bersama Timnas Indonesia. 

Hukuman ini dinilai cukup berat mengingat kontribusi Haye yang signifikan bagi skuad Garuda sejak naturalisasi dirinya rampung pada 2024. 

Perannya sebagai pengatur tempo dan penjaga keseimbangan lini tengah membuat absensinya nanti bisa sangat terasa, terutama ketika Indonesia tengah berupaya memperbaiki posisi di peringkat kualifikasi dan mempersiapkan diri untuk ajang internasional lainnya.

Di sisi lain, kabar ini datang di tengah euforia Persib Bandung setelah kemenangan heroik atas Selangor FC. Dalam laga tersebut, Maung Bandung sempat tertinggal dua gol di babak pertama melalui lesakan Chrigor (3’) dan gol bunuh diri Patricio Matricardi (17’). 

Namun, kebangkitan luar biasa terjadi di babak kedua. Andrew Jung memecah kebuntuan pada menit ke-49 lewat umpan matang Berguinho, sebelum Adam Alis memastikan kemenangan lewat dua gol beruntun di menit 81 dan 90+7. 

Kemenangan ini membawa Persib ke puncak klasemen Grup G ACL 2 dengan koleksi 10 poin dari empat pertandingan, unggul atas Bangkok United di posisi kedua.

Berdasarkan data dari FotMob, Thom Haye menjadi salah satu pemain terbaik di laga tersebut dengan rating 8,0. Ia menciptakan enam peluang, terbanyak di antara seluruh pemain, dan mencatat 43 umpan sukses dari 50 percobaan serta tiga tembakan dengan dua mengarah ke gawang. 

Performa ini memperlihatkan betapa pentingnya peran Haye di lapangan, baik bagi klub maupun timnas. Tak heran, pelatih Persib Bojan Hodak turut memantau kondisi mental Haye setelah kabar sanksi tersebut mencuat.

Sanksi dari FIFA ini menjadi pukulan ganda bagi Thom Haye dan sepak bola Indonesia. Selain merugikan Persib yang tengah dalam tren positif, Timnas Indonesia juga harus mencari solusi cepat untuk menutup kekosongan di lini tengah pada laga-laga mendatang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan jadwal padat dan ambisi besar untuk melangkah lebih jauh di kancah internasional, absennya Haye bisa menjadi ujian berat bagi skuad Garuda. 

Kini, semua mata tertuju pada bagaimana Haye dan federasi sepak bola Indonesia merespons keputusan FIFA tersebut dan apakah ada upaya banding yang akan diajukan demi meringankan hukuman sang playmaker andalan. (udn)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT