News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Mulai Curiga, Dua Legenda Timnas Indonesia Kompak Desak Sosok Berkelas ini Jadi Pelatih Baru Skuad Garuda, padahal...

Isu pergantian pelatih Timnas Indonesia kembali memanas setelah pemecatan Patrick Kluivert. Media Vietnam mulai curiga, jangan-jangan penggantinya justru...
Sabtu, 1 November 2025 - 13:15 WIB
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Isu pergantian pelatih Timnas Indonesia kembali memanas setelah pemecatan Patrick Kluivert.

Di tengah spekulasi soal siapa sosok pengganti yang paling layak, muncul satu nama besar yang mencuri perhatian: Park Hang-seo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media Vietnam, Soha, melaporkan bahwa dua legenda sepak bola Indonesia justru kompak merekomendasikan eks pelatih Vietnam itu untuk memimpin skuad Garuda.

Park Hang Seo
Park Hang Seo
Sumber :
  • VFF

 

"Pelatih Park Hang-seo direkomendasikan untuk memimpin tim Indonesia, kemungkinan menghadapi tim Vietnam," tulis media Vietnam, Soha, dalam tajuk laporannya.

Soha ternyata menyoroti omongan dua legenda Timnas Indonesia, Hamka Hamzah dan Supriyono Prima, yang disebut menyuarakan dukungan penuh agar Park Hang-seo ditunjuk menjadi pelatih kepala baru skuad Garuda.

Menurut keduanya, Park adalah figur ideal yang punya karakter kuat dan pengalaman luas di level Asia Tenggara.

Hamka Hamzah menilai Park Hang-seo lebih realistis untuk diandalkan ketimbang membawa kembali Shin Tae-yong.

Hamka Hamzah
Hamka Hamzah
Sumber :
  • YouTube

 

“Pelatih Park Hang-seo adalah pilihan yang paling tepat. Ia memiliki banyak kesamaan dengan pelatih Shin Tae-yong, dan ia belum pernah melatih tim Indonesia. Pelatih Park Hang-seo adalah orang yang sangat cakap dan ia akan menjadi pilihan yang sangat tepat,” ujar Hamka, dikutip Soha.

Sementara itu, Supriyono Prima juga menyuarakan hal senada. Menurutnya, Park adalah figur pelatih yang mampu menciptakan sistem kerja keras dan menumbuhkan mental juang pemain muda.

“Bagi saya, alasannya karena karakter dan etos kerja, yang kedua adalah untuk mengembangkan pemain-pemain muda yang bisa bekerja sama untuk memperkuat tim Indonesia di masa depan,” tutur Supriyono.

Supriyono Prima, legenda Timnas Indonesia
Supriyono Prima, legenda Timnas Indonesia
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube JMTV

 

Soha juga menambahkan, sebelum dikaitkan dengan Indonesia, Park Hang-seo sebenarnya baru saja menerima tawaran dari Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) sebagai Wakil Presiden KFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menariknya, jabatan ini sejajar dengan Shin Tae-yong, meski tanggung jawab keduanya berbeda.

Selama masa kepemimpinannya di Vietnam, Park Hang-seo mencatat 53 pertandingan dengan torehan 26 kemenangan, 12 hasil imbang, dan 15 kekalahan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT