News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal ke Piala Dunia 2026, PSSI Janji Bakal Pilih Pelatih Baru Sebelum FIFA Match Day!

Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan akan memutuskan pelatih baru untuk tim nasional Indonesia sebelum agenda FIFA Match Day (FMD) bulan Maret 2026.
Selasa, 28 Oktober 2025 - 21:17 WIB
Exco PSSI Arya Sinulingga
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

Jakarta, tvOnenews.com - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memastikan akan memutuskan pelatih baru untuk tim nasional Indonesia sebelum agenda FIFA Match Day (FMD) bulan Maret 2026.

Hal itu disampaikan anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, saat menghadiri turnamen mini soccer antar media bertajuk Media Cup 2025 di Pendekar Goozone Mini Soccer, Cibis Park, Jakarta Selatan, Selasa (28/10/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“FMD berikutnya kan Maret. Karena yang sekarang (bulan November) sudah dipakai untuk tim U-22 di SEA Games. Jadi kebutuhan tim senior baru nanti di Maret. Kita cari dulu (pelatihnya). Seperti kata Pak Ketum PSSI, ada problem yang harus diperbaiki dulu, terutama soal citra kita di luar karena banyak yang bully terhadap mantan-mantan pelatih. Maka kita tunggu,” kata Arya.

Agenda FIFA Match Day terdekat setelah November 2025 akan berlangsung pada 23–31 Maret 2026. Dalam periode tersebut, setiap negara mendapat kesempatan menjalani dua laga uji coba internasional.

Arya menjelaskan bahwa keputusan menunjuk pelatih baru akan diambil dengan mempertimbangkan momen yang tepat, mengingat kondisi sepak bola nasional sedang memanas usai kegagalan tim Garuda menembus Piala Dunia 2026.

Seperti diketahui, Indonesia gagal lolos ke putaran kelima Kualifikasi Piala Dunia 2026 usai kalah dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1).

Imbasnya, PSSI resmi berpisah dengan pelatih Patrick Kluivert serta tim kepelatihan asal Belanda yang terdiri dari Alex Pastoor, Denny Landzaat, dan Gerald Vanenburg.

“Kan ada istilah, kalau mau memilih sesuatu jangan pas lagi bahagia-bahagianya, jangan juga pas lagi marah atau sedih. Jadi memilihnya pas tenang, supaya hasilnya matang,” ujar Arya.

Lebih lanjut, Arya menegaskan bahwa hingga kini belum ada rapat resmi Exco PSSI untuk membahas pelatih baru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, manajer timnas Indonesia, Sumardji, mengatakan akan menyampaikan laporan evaluasi secara menyeluruh dalam rapat Exco, termasuk terkait kinerja tim pelatih dan pemain.

“Ya sampai hari ini belum ada rapat Exco mengenai pelatih. Jadi kalau ada isu Exco setuju atau tidak setuju (soal nama pelatih), itu belum benar, karena rapat saja belum ada,” tegas Arya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT