News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Hadapan Media Italia, Jay Idzes Bikin Pengakuan Jujur setelah Jadi Kapten Timnas Indonesia: Saya Tidak Tahu Caranya

Jay Idzes membuat pengakuan jujur di hadapan media Italia setelah menjadi kapten Timnas Indonesia dan Venezia. Dia mengaku tidak tahu cara melakukannya pada awalnya.
Minggu, 26 Oktober 2025 - 13:04 WIB
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • Instagram/jayidzes

Jakarta, tvOnenews.com - Jay Idzes membuat pengakuan jujur di hadapan media Italia setelah menjadi kapten Timnas Indonesia dan Venezia. Dia mengaku tidak tahu cara melakukannya pada awalnya.

Sang bek tengah berusia 25 tahun telah menjadi andalan skuad Garuda sejak dinaturalisasi pada awal tahun 2024. Dia menjalani debutnya pada Maret 2024.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak saat itu, Idzes telah melakoni total 16 laga bersama tim senior dengan mencetak satu gol. Dalam perjalanannya, Idzes juga kemudian menjadi kapten Timnas Indonesia.

Dia mulai melakukannya pada pertandingan melawan Arab Saudi di bulan September 2024. Kemudian, Idzes telah menjadi kapten secara reguler sejak saat itu.

Tak hanya di Timnas Indonesia, sang bek tengah juga kemudian menjadi kapten di Venezia. Dia mengambil alih jabatan itu dari Joel Pohjanpalo yang hengkang pada Januari 2025.

Kini, Idzes bermain untuk Sassuolo. Tentu saja, karena masih pemain baru, dia bukan kapten untuk tim asuhan Fabio Grosso tersebut.

Pemain Sassuolo, Jay Idzes
Pemain Sassuolo, Jay Idzes
Sumber :
  • Facebook - Sassuolo

 

Namun, dia masih memperlihatkan atribut kepemimpinannya di lini pertahanan Neroverdi. Berbicara dalam kanal resmi klub Liga Italia itu, Idzes berbicara jujur soal menjadi kapten dalam kariernya.

“Saya mencoba menjadi kapten baik di dalam maupun luar lapangan, dan dalam bagian awal karier saya ketika saya masih sangat muda, saya harus mencari tahu apa artinya, bagaimana saya bertingkah di dalam dan luar lapangan, pemimpin seperti apa yang saya inginkan,” kata Idzes, dilansir dari Tutto Venezia Sport.

Idzes mengaku tidak tahu melakukan hal itu pada awalnya. Namun, dia mampu belajar seiring waktu berjalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pada awal karier, saya tidak tahu caranya mengendalikan situasi, namun kemudian, seiring waktu berjalan, dengan pengalaman, Anda belajar dan melihat kapten lain di depan Anda, atau pemimpin lainnya yang bermain bersama Anda, dannitu sangat membantu  saya dalam kemampuan kepemimpinan,” tambahnya.

Idzes mengaku masih perlu belajar untuk melakukannya. Kini, dia bisa belajar kepada sosok Domenico Berardi, striker legendaris Sassuolo yang pernah membantu Timnas Italia juara Piala Eropa 2020.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT