Top Round 4: Terima Kasih Irak, Garuda Ketiban Durian Runtuh, Shin Tae-yong Tetapkan Syarat Khusus Kembali ke Timnas Indonesia, Patrick Kluivert Didesak Mundur Begini Respons Erick Thohir
- Kolase tim tvOnenews
tvOnenews.com - Gelombang perhatian publik sepak bola Tanah Air sedang tertuju pada Timnas Indonesia yang baru saja memulai perjuangan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi di laga pembuka bukan hanya membuat posisi Garuda terjepit, tetapi juga memicu gelombang kritik terhadap pelatih Patrick Kluivert, yang menggantikan Shin Tae-yong secara kontroversial sebelum ronde ini dimulai.
Di tengah situasi pelik ini, muncul tiga kabar besar yang menjadi sorotan publik: kekalahan pahit melawan Arab, potensi keberuntungan jika Irak kalah di laga berikutnya, dan kabar mengejutkan bahwa Shin Tae-yong kini resmi menganggur dan membuka peluang kembali ke kursi pelatih Garuda.
Tiga artikel populer bertema Timnas Indonesia kini mendominasi pemberitaan olahraga nasional. Berikut rangkuman seputar situasi Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026:
1. Kekalahan 2-3 dari Arab Saudi: Awal yang Berat bagi Patrick Kluivert
Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2-3 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah (9/10/2025). Skuad Garuda sempat unggul lebih dulu lewat penalti Kevin Diks di menit ke-11, namun kehilangan fokus hanya enam menit kemudian.
- AFC
Waheb Saleh mencetak gol penyama sebelum Feras Albrikan menggandakan keunggulan Arab lewat dua gol tambahan (menit ke-36 dan ke-62). Meski Diks kembali mencetak gol penalti di menit ke-88, Indonesia tetap gagal mencuri poin.
Yang menambah kekecewaan, di masa injury time Arab Saudi hanya bermain dengan 10 pemain setelah Mohamed Kanno diganjar kartu merah, namun Garuda tetap tak mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Kekalahan ini membuat Timnas Indonesia langsung terdampar di dasar klasemen Grup B dengan nol poin.
2. Berkat Irak, Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh?
Meski kalah, peluang Indonesia untuk tetap bersaing belum sepenuhnya tertutup. Skenarionya sederhana: jika Timnas Indonesia mengalahkan Irak pada 12 Oktober 2025, dan di saat yang sama Irak gagal menang melawan Arab Saudi, Garuda bisa naik ke posisi kedua klasemen Grup B.
- Instagram @jordiamat5
Dengan tambahan tiga poin, peluang menuju babak playoff kembali terbuka. Namun, semua bergantung pada hasil laga antara Irak dan Arab Saudi. Jika Irak kalah dari The Green Falcons, mereka bisa menjadi juru kunci, membuka jalan bagi Indonesia untuk menyalip posisi.
Walau peluang lolos langsung ke Piala Dunia hampir tertutup, posisi runner-up masih memberi kesempatan tampil di babak playoff antarkonfederasi.
3. Desakan Mundur Patrick Kluivert dan Reaksi Erick Thohir
Kekalahan dari Arab Saudi langsung menimbulkan gelombang desakan agar Patrick Kluivert mundur dari jabatannya. Di berbagai platform media sosial, warganet menilai mantan bintang Belanda itu gagal menunjukkan peningkatan permainan.
Banyak yang membandingkan era Kluivert dengan masa kepemimpinan Shin Tae-yong yang dinilai lebih disiplin dan taktis. Menanggapi hal itu, Erick Thohir selaku Ketua Umum PSSI sekaligus Menpora baru memberi pernyataan diplomatis.
- Instagram @timnasindonesia
“Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor akhir 2-3. Bukan hasil yang diinginkan, tapi Timnas Indonesia telah berjuang sekuat tenaga,” ujarnya di akun Instagram.
Erick meminta publik untuk tidak larut dalam kekecewaan dan fokus pada laga penting kontra Irak. Sementara, kabar mengejutkan datang dari K-League 1, di mana klub Ulsan HD resmi memutus kontrak pelatih Shin Tae-yong hanya dua bulan setelah ia ditunjuk.
Dalam pernyataan resminya, klub menyebut keputusan diambil karena performa buruk tim. “Pelatih Shin Tae-yong telah mengakhiri kontraknya dengan klub. Direktur muda Noh Sang-rae akan bertindak sebagai pelatih sementara,” tulis Ulsan dalam unggahan resmi di Instagram pada 9 Oktober 2025.
Menariknya, Shin Tae-yong mengaku tidak menutup kemungkinan untuk kembali melatih Indonesia. Dalam wawancara di kanal YouTube JekPot ia berkata, “Saya tidak menutup kemungkinan.
Soalnya penggemar sepak bola Indonesia sudah kasih banyak hal ke saya.” Namun, ia menegaskan bahwa ada satu syarat khusus jika PSSI ingin memintanya kembali: “Saya mungkin kembali kalau ada kesempatan (tawaran resmi dari PSSI),” ujar STY.
Kini, nasib Timnas Indonesia di ronde keempat kualifikasi tergantung pada laga kontra Irak. Jika menang, peluang playoff masih terbuka, tapi kekalahan bisa berarti akhir perjalanan menuju Piala Dunia 2026.
Banyak pendukung berharap PSSI segera melakukan evaluasi, termasuk kemungkinan rotasi pelatih jika hasil melawan Irak kembali mengecewakan.
Meski berada dalam tekanan, semangat publik belum padam. Seperti diungkapkan seorang penggemar di kolom komentar unggahan Erick Thohir, “Tim ini sudah berjuang, tapi kita butuh pelatih dengan hati, bukan hanya nama besar.”
Harapan itu kini menggantung, apakah Patrick Kluivert bisa membalikkan keadaan, ataukah PSSI kembali mengetuk pintu Shin Tae-yong? (udn)
Load more