News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Karma Menimpa Doan Van Hau, Pemain Vietnam yang Bikin Patah Kaki Evan Dimas sudah 2 Tahun Tak Bisa Kembali ke Lapangan

Nama Doan Van Hau tentu masih membekas di ingatan publik sepak bola Indonesia. Bek kiri Timnas Vietnam itu sempat jadi musuh bersama netizen Tanah Air usai ...
Rabu, 1 Oktober 2025 - 15:39 WIB
Masih Ingat Doan Van Hau Pemain Vietnam yang Cederai Evan Dimas? Begini Kabarnya Sekarang setelah Sempat Menepi Selama Beberapa Bulan
Sumber :
  • ANTARA - Instagram/@doanvanhau_1904

Jakarta, tvOnenews.com – Nama Doan Van Hau tentu masih membekas di ingatan publik sepak bola Indonesia. Bek kiri Timnas Vietnam itu sempat jadi musuh bersama netizen Tanah Air usai insiden di final SEA Games 2019, ketika tekel kerasnya membuat Evan Dimas mengalami patah kaki.

Sejak saat itu Van Hau dijuluki sebagai “Penghancur Kaki Evan Dimas”. Cedera tersebut sempat membuat karier Evan Dimas menurun drastis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang gelandang andalan Garuda kehilangan performanya, bahkan pernah terpikir untuk pensiun dini sebelum akhirnya bangkit kembali bersama Persik Kediri.

Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik, Bek Vietnam Doan Van Hau Kena Batunya
Timnas Indonesia Dapat Kabar Baik, Bek Vietnam Doan Van Hau Kena Batunya
Sumber :
  • ANTARA/Sigid Kurniawan

 

Namun menariknya perjalanan Doan Van Hau sendiri ternyata tak lebih mulus. Pemain kelahiran 1999 itu justru bernasib serupa bahkan lebih berat.

Dua Tahun Hilang dari Lapangan

Menurut laporan terbaru media Vietnam Soha, sudah genap dua tahun Doan Van Hau absen dari sepak bola profesional.

Nama yang dulu dielu-elukan sebagai masa depan lini pertahanan The Golden Star Warriors itu kini lebih sering muncul dalam laporan medis ketimbang catatan pertandingan.

“Di bawah pemerintahan pelatih Kim Sang Sik, Van Hau juga belum pernah bekerja di bawah pelatih Korea tersebut,” tulis Soha, menandakan bahwa sang bek bahkan belum sempat tampil sama sekali di era pelatih baru.

Van Hau pernah disebut sebagai talenta paling menjanjikan di Asia Tenggara. Dengan postur tinggi, kekuatan fisik, serta kemampuan bertahan dan menyerang yang lengkap, ia diprediksi menjadi tembok kokoh Vietnam untuk bertahun-tahun. Tapi kenyataan berbicara lain.

Pemain Timnas Vietnam, Doan Van Hau.
Pemain Timnas Vietnam, Doan Van Hau.
Sumber :
  • Instagram Doan Van Hau

 

Sejak 2023, Van Hau mengalami cedera serius pada tumit kiri. Ia didiagnosis menderita tendinitis Achilles cedera yang sangat sulit disembuhkan tuntas bagi pemain sepak bola.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berulang kali mencoba terapi konservatif, tak ada hasil. Ia pun harus menjalani operasi. Sejak musim 2023, Van Hau praktis tak pernah lagi turun di laga resmi.

Klub Kepolisian Hanoi bahkan sempat memasukkan namanya ke skuad musim 2025/2026, namun akhirnya dicoret karena kondisi fisik yang belum memungkinkan.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT