News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awas Jatuh ke Lubang yang Sama! Timnas Indonesia Harus Waspada 'Trik Licik' Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026? Arya Sinulingga: Tiba-tiba Diputar ke Tempat....

Arab Saudi gunakan 'trick licik' saat melawan Timnas Indonesia? Arya Sinulingga sebut kalau pengalaman masa lalu memperlihatkan bahwa Arab Saudi memiliki cara
Selasa, 30 September 2025 - 20:11 WIB
Coach Justin dan Arya Sinulingga
Sumber :
  • tangkapan layar youtube Arya Sinulingga

tvOnenews.com - Timnas Indonesia tengah menatap laga krusial di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi dua lawan berat, yakni Arab Saudi dan Irak, dalam perebutan tiket otomatis menuju Piala Dunia tahun depan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Duel ini bukan sekadar soal kekuatan teknis di atas lapangan, tetapi juga menyangkut faktor non-teknis yang kerap menjadi perhatian. 

Pasalnya, dalam pertemuan sebelumnya, Arab Saudi pernah menggunakan cara-cara di luar permainan untuk membuat Timnas Indonesia tidak nyaman. 

Hal inilah yang kini menjadi catatan serius bagi PSSI agar pengalaman pahit tersebut tidak kembali terulang.

Pengalaman masa lalu memperlihatkan bahwa Arab Saudi memiliki cara tersendiri untuk menguji mental dan konsentrasi pemain Indonesia.

Mulai dari transportasi yang sengaja diputar jauh lebih lama dari rute normal, hingga kendala akses ke venue latihan.

Situasi tersebut terbukti menguras energi dan mengganggu persiapan tim sebelum bertanding. Kini, jelang duel hidup-mati, Timnas Indonesia dituntut ekstra waspada agar tidak lengah menghadapi skenario serupa. 

Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, memastikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan langkah antisipasi matang agar skuad Garuda bisa fokus sepenuhnya pada permainan, tanpa terganggu hal-hal di luar lapangan.

Skuad Timnas Indonesia.
Skuad Timnas Indonesia.
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Arya menegaskan bahwa pengalaman buruk ketika menghadapi Arab Saudi sebelumnya menjadi pelajaran berharga. 

Ia mengungkapkan bagaimana saat itu bus timnas diputar-putar tanpa alasan jelas, sehingga waktu perjalanan menjadi jauh lebih lama dari seharusnya. 

“Kita pengalaman yang lalu, bus kita diputar-putar padahal bisa cepat. Diputar ke mana tiba-tiba ada polisi dibelokkan. Tiba-tiba ada tempat yang tidak bisa lewat harus diputar dan itu terjadi hampir satu jam padahal seharusnya tidak selama itu,” kata Arya Sinulingga, dikutip dari kanal YouTube pribadinya.

Belajar dari kejadian tersebut, PSSI kini memutuskan untuk mengambil langkah preventif. Salah satu yang dilakukan adalah dengan menyewa bus sendiri agar tidak lagi bergantung pada pihak penyelenggara. 

Beberapa ofisial Timnas Indonesia bahkan sudah berangkat lebih dulu pada 29 September lalu guna memastikan segala kebutuhan dan fasilitas bisa dipersiapkan dengan baik. 

Sementara itu, para pemain baru akan menyusul terbang pada 2 Oktober mendatang untuk langsung menjalani persiapan intensif di lokasi pertandingan.

Arya menambahkan, perhatian khusus juga diberikan pada kenyamanan pemain. Semua fasilitas, mulai dari transportasi hingga akomodasi, akan diperiksa secara detail agar tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan untuk mengganggu fokus skuad Garuda. 

“Maka tidak heran kami lebih cepat sampai ke sana untuk mencari bus sendiri,” ujarnya. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisasi hambatan non-teknis yang berpotensi mengganggu persiapan mental maupun fisik pemain.

Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia vs Arab Saudi di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • AFC

 

"Yang gue takutin ya cuman non teknis aja. Kalau teknis, kita bisa melawan. Mau main di Saudi, mau main di mananpun, Timnas Indonesia bisa ngelawan," ujar Coach Justin

Di sisi lain, pertarungan melawan Arab Saudi dan Irak akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Timnas Indonesia. 

Kedua negara tersebut dikenal sebagai kekuatan besar di kawasan Asia, dengan tradisi sepak bola yang mapan dan dukungan infrastruktur yang kuat. 

Namun, Garuda Muda membawa semangat tinggi untuk membuktikan bahwa mereka bisa bersaing di level tertinggi. 

Arya menegaskan, seluruh upaya ini semata-mata untuk satu tujuan besar: membawa Indonesia tampil di panggung Piala Dunia 2026. “Memang mau tidak mau faktor non teknisnya itu,” tutupnya.

Langkah antisipatif yang dilakukan PSSI mencerminkan keseriusan federasi dalam menjaga kondisi timnas tetap prima menghadapi dua raksasa Asia tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan persiapan matang dan pengalaman berharga di masa lalu, diharapkan skuad Garuda dapat tampil maksimal tanpa lagi terkendala urusan di luar lapangan. 

Kini, sorotan publik tertuju pada bagaimana Timnas Indonesia mampu mengatasi bukan hanya kekuatan teknis Arab Saudi dan Irak, tetapi juga strategi “licik” yang kerap muncul di balik layar. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT