News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Sudah Tak Tahan Lagi, Akhirnya Berani Jujur usai Hengkang dari Kursi Pelatih Timnas Indonesia: Sebenarnya…

Delapan bulan setelah dipecat dari kursi pelatih Timnas Indonesia, kini Shin Tae-yong akhirnya berani jujur tentang perasaannya terhadap para pemain skuad Garuda
Jumat, 26 September 2025 - 23:08 WIB
Eks Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • Tim tvOnenews - Julio Trisaputra

tvOnenews.com - Delapan bulan setelah dipecat dari kursi pelatih Timnas Indonesia,kini Shin Tae-yong akhirnya berani jujur tentang perasaannya.

Diketahui, secara tiba-tiba PSSI memecat Shin Tae-yong dari posisi pelatih Timnas Indonesia, pada Senin (6/1/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih asal Korea Selatan ini menjadi sosok penting dalam perkembangan skuad Garuda dalam lima tahun terakhir.

tvonenews

Ketika ditanya mengenai perasaannya setelah meninggalkan Timnas Indonesia, Shin Tae-yong merasa rindu dengan suasana di Indonesia.

“Saya selalu kangen dengan suasana Indonesia karena pernah tinggal dan merasakan langsung. Saya juga terus memantau Instagram, jadi tahu gimana reaksi dan isi hati penggemar saat ini,” ungkap Shin Tae-yong pada tayangan YouTube JekPot.

Dirinya sangat merindukan momen saat Timnas Indonesia memenangkan laga saat bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). 

Tak hanya itu, mantan pelatih Timnas Indonesia ini mengungkapkan rasa rindu dengan sorak-sorai suporter di Tanah Air. 

“Sebenarnya yang paling saya kangenin itu sorak-sorai penonton yang menggema di stadion waktu kami menang,” ujarnya.

Bahkan, Coach Shin sempat membandingkan perbedaan para penggemar sepakbola di Korea dan Indonesia. 

“Selain itu, para penggemar. Di Korea, ada semacam budaya penggemar keluar stadion lima menit sebelum pertandingan selesai karena takut macet,” terang Shin Tae-yong.

“Sementara di Indonesia, mereka nggak keluar, bahkan sampai 20-30 menit setelah pertandingan, terus bernyanyi bersama pemain, teriak nama saya, dan menyanyi. Suasana itu yang paling saya ingat,” lanjutnya.

Shin Tae-yong saat memimpin latihan timnas Indonesia.
Shin Tae-yong saat memimpin latihan timnas Indonesia.
Sumber :
  • PSSI

 

Saat ditanya tentang para pemain Timnas Indonesia yang paling dirindukan, Shin Tae-yong mengaku tidak bisa memilih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Mereka semua anak-anak saya. Tapi saya paling kangen pemain generasi pertama yang saya bentuk dan latih untuk persiapan Piala Dunia U-20 2021. Kayak Arhan, Witan, dan Ridho,” jelas Coach Shin.

Wakil Ketua Asosiasi Sepak Bola Korea ini pun mengatakan ia selalu mengingat para pemain yang pernah dipanggil untuk memperkuat Timnas Indonesia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT