News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Kembali Nyinyir, Timnas Indonesia Diramal Tersingkir di Kualifikasi Piala Dunia?

Kembali nyinyir, Media Vietnam memberi prediksi tentang nasib skuad Timnas Indonesia di round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah hasil imbang atas Lebanon.
Jumat, 26 September 2025 - 09:35 WIB
Skuad Timnas Indonesia.
Sumber :
  • X @timnasindonesia

Padahal, pelatih Patrick Kluivert datang ke pertandingan tersebut dengan penuh percaya diri, usai timnya menghajar Taiwan dengan skor telak 6-0 di laga sebelumnya.

Namun, strategi yang sama tampaknya tidak membuahkan hasil ketika bertemu Lebanon. Meskipun Timnas Indonesia menguasai jalannya pertandingan dan mencatat lebih banyak peluang, barisan depan yang diperkuat pemain naturalisasi seperti Mauro Zijlstra dan Miliano Jonathans tak mampu menembus pertahanan rapat Lebanon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil imbang kontra Lebanon tentu menjadi bahan evaluasi bagi Kluivert dan staf pelatih. Pasalnya, ujian berat menanti di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada Oktober mendatang. Timnas Indonesia dijadwalkan bertemu Irak dan Arab Saudi, dua tim kuat yang mendominasi di level Asia.

Para pemain Timnas Indonesia di laga kontra Lebanon
Para pemain Timnas Indonesia di laga kontra Lebanon
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

 

Di sisi lain, media Vietnam TheThao247 menilai hasil imbang melawan Lebanon sebagai bukti bahwa Timnas Indonesia masih belum siap menghadapi lawan-lawan tangguh di babak selanjutnya.

“Meskipun hanya tertinggal dua peringkat, Vietnam masih unggul 12 posisi atas Indonesia dalam ranking FIFA,” tulis media tersebut.

Lebih lanjut, media Vietnam memprediksi bahwa Timnas Indonesia akan kesulitan meraih poin di dua laga penting bulan Oktober nanti.

“Jumlah poin ini kemungkinan besar tidak akan terpenuhi ketika Indonesia berpartisipasi di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan dua lawan tangguh, Irak dan Arab Saudi,” lanjutnya.

“Cukup sulit bagi Indonesia untuk memenangkan kedua pertandingan tersebut," tegas TheThao247.

Komentar dari media Vietnam ini juga mempertegas rivalitas antara kedua negara di level Asia Tenggara. Meski Indonesia menunjukkan progres pesat dalam beberapa tahun terakhir, Vietnam tampaknya masih merasa lebih unggul — setidaknya dari segi konsistensi performa dan ranking FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, semua mata tertuju pada Patrick Kluivert. Apakah ia bisa membuktikan bahwa hasil imbang kontra Lebanon hanyalah langkah mundur kecil sebelum loncatan besar di round 4 kualifikasi nanti?

Jawabannya akan ditentukan saat Timnas Indonesia berhadapan dengan Irak dan Arab Saudi awal Oktober mendatang. (han/ind)

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT