News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bandingkan dengan Era Shin Tae-yong, Jay Idzes Ungkap Rasanya Ikuti Pola Main Patrick Kluivert: Saya Melihat…

Para pemain Timnas Indonesia secara perlahan mulai menyesuaikan diri dengan strategi dari pelatih Patrick Kluivert dan meninggalkan warisan Shin Tae-yong.
Senin, 15 September 2025 - 22:21 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong dan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Julio Trisaputra/ PSSI

tvOnenews.com - Para pemain Timnas Indonesia secara perlahan mulai menyesuaikan diri dengan strategi dari pelatih Patrick Kluivert dan meninggalkan warisan Shin Tae-yong.

Timnas Indonesia baru saja menjalani dua laga FIFA Matchday, yaitu melawan Taiwan dan Lebanon sebagai persiapan untuk menghadapi babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah pertandingan melawan Lebanon, kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes mengungkapkan perasaannya saat menjalani latihan bersama pelatih Patrick Kluivert.

tvonenews

Jay Idzes membocorkan sejumlah perbedaan dari strategi yang dibangun oleh Patrick Kluivert dan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

Mantan pemain Venezia FC ini mengungkapkan bahwa Patrick Kluivert kerap mengganti formasi dalam dua laga FIFA Matchday bulan ini.

Saat skuad Garuda berada di bawah kepelatihan Shin Tae-yong, pelatih asal Korea ini kerap memasang skema formasi tiga bek sejajar.

Biasanya, Jay Idzes kerap dipasangkan dengan Rizky Ridho dan Justin Hubner. Berbeda saat laga melawan Lebanon, dimana Kluivert memainkan skema empat bek. 

Kini Jay Idzes menjaga pertahanan bersama Kevin Diks di posisi bek tengah, sedangkan bek sayap ada Dean James dan Yakob Sayuri.

Dengan keputusan tersebut, Jay Idzes tidak merasa khawatir dengan kualitas para pemain Timnas Indonesia.

“Saya rasa kami punya banyak kualitas di tim ini sehingga bisa main dengan berbagai sistem. Jika perlu, kami bisa mainkan dengan satu bek dan 10 penyerang, atau semua bertahan, saya bercanda,” ungkap Jay Idzes dalam konferensi pers pada Senin, (8/9/2025) malam di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya.

“Tapi serius, kami punya banyak kualitas. Untuk pelatih dan staf, justru sulit memilih karena ada banyak pemain bagus, bahkan beberapa pemain di posisi yang sama,” lanjutnya. 

Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes
Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Bek Sassuolo ini menilai para pemain Timnas Indonesia sangat berkualitas, hal ini cukup menguntungkan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saya melihat itu sebagai hal positif, dengan begitu kami bisa mengganti sistem jika mau,” ujar mantan pemain Venezia FC itu.

Meski begitu, Idzes tak ingin membocorkan formasi yang akan dipakai Timnas Indonesia dalam menghadapi babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 mendatang.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT