News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Dapat Bantuan Jalur Langit ke Piala Dunia 2026, Pemain Lebanon Tak Sungkan Doakan Garuda: InsyaAllah Lolos

Timnas Indonesia dapat bantuan spesial jelang tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat, di mana salah satu pemain Lebanon berikan doa buat Garuda.
Selasa, 9 September 2025 - 20:59 WIB
Skuad Timnas Indonesia saat melawan Lebanon
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com Timnas Indonesia mendapat bantuan spesial jelang tampil di Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat, di mana salah satu pemain Lebanon berikan doa buat Garuda usai bentrok di FIFA Matchday.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia baru saja menuntaskan dua pertandingan uji coba internasional melawan Taiwan dan Lebanon.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada laga perdana, skuad Garuda tanpa kesulitan menggilas Taiwan dengan skor telak 6-0.

Para pemain Timnas Indonesia di laga kontra Lebanon
Para pemain Timnas Indonesia di laga kontra Lebanon
Sumber :
  • tvonenews.com - Taufik Hidayat

 

Sementara di pertandingan kedua kontra Lebanon, Senin (08/09/2025) malam WIB, Timnas harus puas bermain imbang 0-0.

Bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Timnas Indonesia sejatinya tampil dominan.

Tercatat, skuad Garuda melepaskan 10 tembakan sepanjang laga ke arah pertahanan Lebanon.

Namun rapatnya lini belakang lawan serta lemahnya penyelesaian akhir membuat Timnas Indonesia gagal membuka skor hingga laga usai.

Usai pertandingan, pemain Lebanon, Mohamad Haidar, mengakui timnya memang tampil bertahan sesuai instruksi pelatih.

Minimnya persiapan, ditambah lawan yang dihadapi sekelas Timnas Indonesia yang masih bersaing di Kualifikasi Piala Dunia 2026, membuat Lebanon memilih strategi defensif.

“Seperti kata pelatih, kami sebenarnya belum benar-benar siap karena liga di Lebanon belum dimulai, kami masih dalam masa pramusim,” ucap Haidar dalam konferensi pers.

Kapten Timnas Lebanon, Mohamad Haidar
Kapten Timnas Lebanon, Mohamad Haidar
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

“Kini kami harus menghadapi tim besar seperti Indonesia yang baru saja tampil di Kualifikasi Piala Dunia,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemain berusia 35 tahun itu bahkan secara tersirat mendoakan Timnas Indonesia bisa melangkah jauh hingga Piala Dunia 2026.

Haidar menilai, Garuda juga akan menghadapi situasi serupa seperti mereka jika berjumpa tim-tim raksasa dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Soal jalannya pertandingan, saya berharap tim Anda bisa lolos ke Piala Dunia dan bertemu Argentina. InsyaAllah kalian akan lolos. Nanti kita lihat apa yang terjadi melawan mereka,” ucapnya.

“Sama halnya saat kami melawan Indonesia, dalam kondisi sekarang cukup sulit bagi kami memainkan sistem permainan biasa. Biasanya kami bisa menyerang dan berlari penuh selama 90 menit, tapi kali ini berbeda,” jelas sang striker.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT