News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Wajib Waspada, Alarm Tanda Bahaya Justru Telah Diberikan oleh Thailand Usai Dipermalukan oleh Irak

Irak akan menjadi lawan Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 bersama dengan tuan rumah Arab Saudi. 
Senin, 8 September 2025 - 14:40 WIB
Timnas Indonesia Wajib Waspada, Alarm Tanda Bahaya Justru Telah Diberikan oleh Thailand Usai Dipermalukan oleh Irak
Sumber :
  • Changsuek

Jakarta, tvOnenews.com - Thailand ternyata membantu Timnas Indonesia dengan memberikan alarm tanda bahaya jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak

Irak akan menjadi lawan Timnas Indonesia di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 bersama dengan tuan rumah Arab Saudi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum melawan Timnas Indonesia, Irak tampil di turnamen yang digelar Thailand, King's Cup 2025 dan berhasil meraih gelar juara. 

Pada awalnya, Irak mendapatkan kritik keras karena menjadi tim terbaik di antara tiga peserta lainnya, Thailand, Hong Kong dan Fiji. 

Namun pada akhirnya, Irak punya misi penting dengan melawan Thailand selayaknya Timnas Indonesia. 

Thailand pun berjuang mati-matian untuk bisa meraih trofi King's Cup 2025 di kandang sendiri, sampai akhirnya gagal karena permainan keras Irak. 

Pelatih Irak, Graham Arnold mengakui sengaja untuk  menerima pinangan Thailand bermain di King's Cup demi mendalami kekuatan Timnas Indonesia.

Bahkan Graham Arnold sempat menyamakan sepak bola Thailand dengan Timnas Indonesia. 

"Bertemu Thailand di final merupakan ujian penting sebelum menghadapi Timnas Indonesia di bulan Oktober, ini adalah pertandingan yang sangat sulit namun menarik," kata Graham Arnold dikutip dari laman The Thao 247. 

"Pengalaman yang kami peroleh akan sangat membantu saat menghadapi Timnas Indonesia," kata pelatih asal Australia tersebut. 

Irak akan menghadapi Timnas Indonesia pada 11 Oktober 2025 dan dilanjutkan dengan melawan Arab Saudi pada 14 Oktober mendatang. 

"Uji coba melawan Thailand sangat berharga, mereka memiliki Ranking FIFA di atas Timnas Indonesia tapi kedua tim memiliki gaya bermain yang serupa," katanya. 

"Pengalaman ini akan membantu Irak lebih percaya diri sebelum pertandingan krusial melawan Timnas Indonesia," katanya. 

Di sisi lain, pelatih Thailand, Masatada Ishii menolak jika Thailand rela menjadi bulan-bulanan Irak baik dengan gol maupun banyaknya pelanggaran berbahaya yang dibuat lawan. 

Baginya, tim ini memang disiapkan untuk meraih gelar juara King's Cup. 

"Tapi kita juga harus melihat ke depan, bagaimana kita menghadapi Taiwan di Kualifikasi Piala Asia bulan depan," kata Masatada Ishii. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan pelatih asal Jepang ini mau untuk pasang badan atas kekalahan memalukan Thailand ini. 

"Masalah yang harus segera diatasi adalah dari saya sendiri, untuk memaksimalkan pemain," katanya. (hfp)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT