News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Ejek Timnas Indonesia U-17 usai Kalah dari Mali di Piala Kemerdekaan 2025: Hanya Lemparan ke Dalam yang Bisa Dilakukan 

Media Vietnam mengomentari kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Mali di Piala Kemerdekaan 2025.
Selasa, 19 Agustus 2025 - 08:35 WIB
Timnas Indonesia U-17 vs Mali di Piala Kemerdekaan 2025
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam mengomentari kekalahan Timnas Indonesia U-17 dari Mali di Piala Kemerdekaan 2025.

Dalam laga yang digelar di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin 18 Agustus 2025 malam WIB, Mali keluar sebagai juara Piala Kemerdekaan tahun ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepastian itu setelah pada laga yang disaksikan 21 ribuan penonton, Elang junior sukses mengalahkan Timnas Indonesia U-17 dengan skor tipis 2-1.

Timnas Indonesia U-17 ketika hadapi Mali
Timnas Indonesia U-17 ketika hadapi Mali
Sumber :
  • Timnas Indonesia

 

Gol Mali dicetak Zoumana Ballo pada menit 21 dan Seidou Dembele (33'), sementara gol balasan Indonesia U-17 via sundulan Fadly Hengga (37').

Atas kemenangan itu, Mali meraih poin sempurna sembilan angka dari tiga laga. Anak asuh Adama Diefla Dialo pun berhak menyegel trofi juara.

Sementara itu, Timnas Indonesia U-17 harus puas di peringkat kedua dengan nilai empat angka dari sekali menang, sekali imbang dan sekali kalah.

Di laga lain, Uzbekistan menahan imbang Tajikistan 3-3. Tajikistan menempati posisi ketiga dengan nilai 2 dan Uzbekistan di posisi empat dengan nilai 1.

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto, menyebut anak anak asuhnya sudah berusaha bermain baik melawan tim yang unggul fisik dan postur tubuh.

Menurutnya, banyak pelajaran yang diperoleh anak anak asuhnya dari turnamen tersebut jelang Piala Dunia U-17 di Qatar pada November 2025.

Di sisi lain, kekalahan Garuda Asia dari Mali membuat salah satu media ternama Vietnam, Soha Vn, menyoroti tuan rumah yang kehilangan gelar juara.

Timnas Indonesia U-17 vs Mali di Piala Kemerdekaan 2025
Timnas Indonesia U-17 vs Mali di Piala Kemerdekaan 2025
Sumber :
  • PSSI

 

"Kalah dari "elang", tim Indonesia kehilangan gelar juara di kandang sendiri," bunyi judul artikel Soha Vn.

"Tim Indonesia gagal mempertahankan trofi di kandang sendiri setelah pertandingan penentuan," tambah media Vietnam itu.

Lebih lanjut, Soha Vn sejatinya sempat memprediksi Timnas Indonesia U-17 akan dinobatkan sebagai juara dengan mengalahkan Mali. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kata mereka, meskipun memiliki keunggulan kandang, Garuda Asia tidak mampu memberikan perlawanan yang signifikan melawan tim asal Afrika itu. 

"Eagles" (julukan Mali) menang 2-1 dan secara meyakinkan dinobatkan sebagai juara dengan raihan 9 poin mutlak," tulis Soha Vn.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT