News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal Menang, Nama Shin Tae-yong Disebut-sebut di Balik Performa Timnas Indonesia U-17 saat melawan Tajikistan: STY Itu ..

Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto meraih hasil kurang memuaskan saat melakoni laga perdana di Piala Kemerdekaan 2025, harus imbang dengan Tajikistan.
Jumat, 15 Agustus 2025 - 13:33 WIB
Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Kitagaruda.id

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-17 asuhan Nova Arianto meraih hasil kurang memuaskan saat melakoni laga perdana di Piala Kemerdekaan 2025.

Tim Berjuluk Garuda Asia itu ditahan imbang oleh Tajikistan dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Utama Sumatera Utara, Selasa (12/8).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim Garuda yang dikapteni oleh Putu Panji sejatinya sempat unggul bahkan hampir saja meraih kemenangan  lewat gol yang diciptakan oleh Mochammad Mierza (34') dan Dadly Alberto (49').

Indonesia unggul dengan skor 2-1, di mana pemain Tajikistan yang mencetak gol adalah Zarif Zoda (37').

Namun, pasukan Nova Arianto kecolongan pada menit-menit akhir, tepatnya pada menit 90 oleh Gol Nazrullo, skor pun berakhir 2-2, sehingga membuat Timnas Indonesia harus puas hanya dengan meraih 1 poin.

Hasil imbang tersebut menempatkan Indonesia di posisi kedua klasemen sementara Piala Kemerdekaan 2025 dengan satu poin, setara Tajikistan di urutan ketiga. 

Sementara Mali memimpin puncak klasemen usai menang telak 5-1 atas Uzbekistan, yang kini berada di dasar klasemen tanpa poin. 

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Sumber :
  • Kitagaruda.id

 

Sementara itu, para suporter langsung ramai memberikan reaksi atas performa Timnas Indonesia U-17 pada laga perdananya di Piala Kemerdekaan 2025.

Tim Garuda Asia mendapat banyak pujian dari penggemar usai menampilkan performa yang memukau, kualitas permainan yang lebih hidup, umpan akurat, build-up serangan yang tidak membosankan menjadi sorotan utama.

Banyak yang membandingkan performa ini dengan timnas U-20 hingga U-23 sebelumnya di Piala AFF U-23 2025, pasukan timnas U-17 disebut lebih berani menyerang dan menghadirkan tontonan yang lebih menarik.

Pelatih Nova Arianto juga mendapat sanjungan, bahkan ada yang menyebutnya sebagai 'Titisan Shin Tae-yong' lantaran berhasil membentuk tim dengan cara bermain yang berkelas.

Nova Arianto dinilai berhasil menyerap dan menerapkan ilmu dari Shin Tae-yong.

"Tidak sia-sia Coach Nova mendapat ilmu dari gurunya, secara permainan keseluruhan enak ditonton," komen fans Garuda dilansir dari 12 pas.

nova arianto pelatih Timnas Indonesia U17
nova arianto pelatih Timnas Indonesia U17
Sumber :
  • Kolase

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

"Aku puas nonton timnas U-17 rasa eropa, semangat Garuda," ungkap fans.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT