News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Shin Tae-yong Harus Bicara soal Konflik di Timnas Indonesia buat Dirinya Dipecat PSSI: Itu Mengada-ada, Jadi Orang...

Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong (STY) menyoroti pernyataan anggota Exco PSSI soal adanya konflik di dalam skuad Garuda buat dirinya dipecat.
Rabu, 13 Agustus 2025 - 10:40 WIB
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

"Sementara di Indonesia, mereka nggak keluar bahkan sampai 20-30 menit setelah pertandingan," sambungnya lagi.

Di tengah perbincangan tersebut, Coach Shin menyinggung soal kabar pemecatan dialami dirinya oleh PSSI.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia tampak telah mengetahui soal rumor yang viral antara konflik dirinya dan para pemain diaspora Timnas Indonesia.

Dalam penuturannya, pelatih berusia 54 tahun ini menepis isu ia dipecat bukan masalah hubungannya dengan pemain renggang.

Ia mengambil salah satu contoh pertandingan Indonesia di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, hubungannya terhadap pemain diaspora tetap harmonis.

"Waktu ke Bahrain gak ada masalah. Waktu ke China juga enggak ada masalah sama sekali. Tapi saya pun bingung kenapa bisa ada rumor itu," katanya.

Pelatih ulsan HD ini sampai sekarang masih bingung kenapa faktor komunikasi dengan para pemain diaspora dijadikan hambatan.

Ia memahami mayoritas pemain diaspora di tubuh Timnas Indonesia saat ini berasal dari Eropa, khususnya kelahiran Belanda.

Menurut penuturannya, komunikasi antara dirinya dan pemain diaspora tidak mengalami hambatan dan masih berjalan lancar.

"Kalau pun ada masalah, mungkin Jeje atau Super Jin pun segan terjemahin. Sementara kami canggung aja nggak," jelas STY.

Ia menyebut selama melatih Timnas Indonesia, para pemain diaspora tidak pernah komplain atau mengeluh soal bahasa yang digunakan dirinya.

Bagi STY, kehadiran Jeje merupakan faktor kunci agar komunikasi tetap berjalan lancar.

Namun demikian, ia terkejut mendengar adanya rumor pernyataan soal konflik yang berasal dari celotehan salah satu anggota Exco PSSI.

Ia menanggapi celotehan anggota Exco PSSI tersebut adalah hoaks, apalagi memebicarakan konflik internal akibat masalah komunikasi.

"Dia bohong sudah aneh-aneh, itu mengada-ada. Seharusnya memang nggak boleh mengarang cerita seperti itu," tegasnya.

Pernyataan tersebut, kata STY, hal ini bisa memicu kegaduhan di tengah kemajuan sepak bola Indonesia, terutama pada tim nasionalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apalagi sampai merugikan orang lain. Jadi orang, kita harus jujur," tandasnya.

(hap)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT