News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Dilarang FIFA, Pemain Keturunan Eropa Ini Mengaku Ingin Perkuat Timnas Indonesia   

Pemain keturunan Eropa yang sempat dilarang FIFA ini pernah mengaku ingin membela Timnas Indonesia.
  • Reporter :
  • Editor :
Kamis, 31 Juli 2025 - 18:56 WIB
Penyerang Persik Kediri, Ezra Walian (Kiri)
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com -  Pemain keturunan Eropa yang sempat dilarang FIFA ini pernah mengaku ingin membela Timnas Indonesia.

Sejauh ini, Timnas Indonesia besutan pelatih Patrick Kluivert mempunyai banyak pemain naturalisasi yang cukup memberikan dampak untuk skuad Garuda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebut saja nama-nama seperti Kevin Diks, Jay Idzes, Calvin Verdonk, Maarten Paes hingga Ole Romeny menjadi deretan pemain inti Timnas Indonesia.

Namun, Patrick Kluivert dan PSSI rupanya masih belum cukup dengan skuad yang ada saat ini jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

Pada putaran keempat, Timnas Indonesia masuk ke Grup B. Skuad Garuda akan melawan Arab Saudi dan Irak pada 8 serta 11 Oktober 2025.

Jay Idzes dan kolega wajib menjadi juara grup jika ingin memastikan diri lolos otomatis ke Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada dan Meksiko.

Jauh sebelum Timnas Indonesia akan melakoni dua laga tersebut, salah satu pemain versatile alias serbabisa asal Eropa ini pernah mengaku siap membela Garuda.

Dia adalah Ezra Walian, winger kelahiran Amsterdam yang sudah mendapatkan restu dari FIFA untuk membela Garuda setelah sebelumnya sempat dilarang.

Ezra Walian siap perkuat Timnas Indonesia jelang lawan Australia dan Bahrain
Ezra Walian siap perkuat Timnas Indonesia jelang lawan Australia dan Bahrain
Sumber :
  • Instagram/Ezra Walian

 

Pemain Persik Kediri itu memiliki darah campuran Belanda-Indonesia. Ayahnya, Glenn Walian berasal dari Manado dan ibunya dari Belanda.

Ezra Walian memiliki posisi utama sebagai pemain sayap kiri. Eks pemain Persib Bandung itu juga bisa dipasang sebagai gelandang serang atau penyerang.

Pemain berusia 27 tahun itu pernah memperkuat Timnas Belanda kelompok umur dari U-15 hingga U-17 meski belum debut di tim senior.

Setelah memperkuat Belanda U-17, Ezra Walian memutuskan memilih untuk dinaturalisasi menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada Mei 2017.
 
Eks pemain Almere City itu kemudian melakukan debut bersama Timnas Indonesia senior pada laga persahabatan melawan Myanmar (21/3/2017).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun dua tahun kemudian, FIFA melarang Ezra Walian untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2020 pada Maret 2019.

Dia dilarang FIFA untuk memperkuat Timnas Indonesia U-23 karena saat itu namanya masih terdaftar di Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB).

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT