News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sah! Sudah Dikonfirmasi, FIFA Larang si 'Jago' Eropa Ini Bela Timnas Indonesia meski Punya Garis Keturunan dan Namanya Lokal Banget 

FIFA melarang si 'Jago' bintang Eropa ini bela Timnas Indonesia usai dikonfirmasi oleh sang pemain yang bersangkutan.
Senin, 21 Juli 2025 - 08:41 WIB
Tommy St Jago, bek asal Belanda yang dikabarkan punya keturunan Indonesia
Sumber :
  • Instagram/Tommy St Jago

Jakarta, tvOnenews.com - FIFA melarang si 'Jago' bintang Eropa ini untuk membela Timnas Indonesia usai dikonfirmasi oleh sang pemain yang bersangkutan.

Sosok pemain yang dimaksud adalah, Tommy St Jago, sang bek asal Belanda yang kini memperkuat klub Eropa asal Belgia, KV Mechelen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemain Keturunan Indonesia Tommy St. Jago
Pemain Keturunan Indonesia Tommy St. Jago
Sumber :
  • Website Resmi Willem II/willem-ii.nl

 

Menurut Transfermarkt, pemain berusia 25 tahun itu lahir di Utrecht, Belanda pada 3 Januari 2000. Dia memiliki darah Belanda dan Curacao.

Selain itu, Tommy St Jago juga dikabarkan memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek neneknya. Dia pun menyematkan bendera Merah Putih di Instagramnya.

Selain bendera Indonesia, pemain yang memiliki nama lokal dengan bahasa Indonesia itu juga menyematkan bendera Belanda dan Curacao.

Namun, bek 25 tahun itu sejauh ini belum mendapatkan panggilan ke tim senior. Dia hanya pernah bermain di Timnas Belanda kelompok umur sebanyak 14 caps

Sehingga, Tommy St Jago dianggap memenuhi syarat untuk membela salah satu di antara tiga negara yaitu Timnas Indonesia, Belanda, dan Curacao.

Sayangnya, bek KV Mechelen itu baru-baru mengonfirmasi bahwa dirinya kemungkinan besar tidak akan bisa bermain untuk Timnas Indonesia. 

Menurut laporan dari media Belanda, Soccernews_nl, kakek-neneknya tidak lahir di Indonesia sehingga menyulitkannya untuk memproses naturalisasi.

Dengan demikian, Tommy St Jago dipastikan dilarang FIFA untuk dinaturalisasi karena tidak memenuhi syarat yang berlaku dari federasi sepak bola dunia itu.

FIFA hanya mengizinkan pemain untuk dinaturalisasi melalui garis keturunan dengan sang pemain maksimal memiliki garis keturunan ketiga (kakek neneknya).

Sementara itu, pemain berusia 25 tahun tersebut memiliki garis keturunan dari buyutnya, yang mana tidak masuk dalam persyaratan FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia hanya bisa dinaturalisasi melalui cara tinggal di Tanah Air selama lima tahun berturut-turut. Itu pun jika dia mau dan masuk dalam program PSSI.

Saat ini, Tommy yang nenek kakeknya tidak lahir di Indonesia kemungkinan besar akan memilih bermain untuk Timnas Curacao alih-alih Timnas Indonesia atau Belanda.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT