News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sematkan Merah Putih, Pemain Kembar Jepang Berlabel J-League Tertarik Bela Timnas Indonesia karena Punya Keturunan Jawa

Pemain kembar asal Jepang ini pernah menyampaikan tertegun memperkuat Timnas Indonesia, bahkan sudah lama pamerkan Bendera Merah Putih lantaran memiliki darah keturunan Jawa.
Selasa, 8 Juli 2025 - 13:15 WIB
Saudara kembar asal Jepang dari darah keturunan Jawa, Riku Matsuda dan Riki Matsuda akui ingin bermain di Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/@riki_matsuda_official

tvOnenews.com - Pemain kembar asal Jepang ini pernah menyampaikan tertarik memperkuat Timnas Indonesia lantaran memiliki darah keturunan Jawa.

Dua pemain asal Jepang yang terpikat membela Timnas Indonesia memiliki label J-League.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua pemain dari Jepang tersebut adalah sosok Riki Matsuda dan Riku Matsuda yang merumput di J-League.

Seperti diketahui, Riki Matsuda dan Riku Matsuda merupakan pemain kembar kelahiran di Osaka, Jepang pada 24 Juli 1991.

Terkait desas-desus pemain kembar asal Jepang tersebut ingin membela Timnas Indonesia ketika hadir di program podcast YouTube J-League.

Pemain kembar asal Jepang, Riki Matsuda & Riku Matsuda
Pemain kembar asal Jepang, Riki Matsuda & Riku Matsuda
Sumber :
  • Kolase Instagram/@riki_matsuda_official/@riku_matsuda_02_official

 

Dinukil tvOnenews.com melalui kanal YouTube resmi J-League, Selasa (8/7/2025), Riki Matsuda dan Riku Matsuda diundang untuk membicarakan kehidupan mereka.

Dalam kesempatan tersebut, karier dan keluarganya menjadi topik utama yang digencarkan oleh presenter di podcast YouTube J-League.

Terutama pada keluarganya, presenter YouTube J-League tampak mengetahui kalau ayah Riki dan Riku berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).

Riki dan Riku menjelaskan kalau sang ayah memang WNI, bahkan mempunyai darah keturunan Jawa.

Bukan hanya tentang asal-usul sang ayah, presenter J-League juga mengetahui mayoritas masyarakat Jawa menganut agama Islam.

Tak ayal, Riki dan Rikut menyematkan logo Bendera Merah Putih dalam bio Instagram masing-masing.

Setelah itu, presenter J-League menggeser topik pembahasan terkait keinginan Riki dan Riku tertarik memperkuat Timnas Indonesia.

Riku yang kini berkiprah di kompetisi J-League 1 memberi reaksi mengejutkan bahwa, ia tertarik berseragam Timnas Indonesia.

"Kalau bisa ingin mencoba, tetapi saya belum tahu level sepak bola di Indonesia," ungkap Riku Matsuda di hadapan presenter J-League.

Bek berusia 33 tahun tersebut juga bertanya-tanya apakah ia dan Riki bisa membela Timnas Indonesia.

Menurut Riku, untuk menembus masuk skuad Timnas Indonesia sangat sulit karena terbentur pada regulasi FIFA soal proses naturalisasi.

"Harus beberapa tahun di sana dulu baru bisa. Ya, kalau memang bisa saya ingin coba juga," beber Riku.

Tidak hanya bermimpi main di Timnas Indonesia, walaupun kini kariernya cemerlang di J-League, Riku ingin bisa merumput di Liga Indonesia.

Riku tak bisa mengelak lagi sangat menyukai Indonesia karena sang ayah dari tanah Jawa.

"Mungkin suatu saat nanti, saya juga mau main (Liga Indonesia). Bagaimana pun kan ini negara yang saya suka karena dari ayah. Saya ingin main di sana ke depannya," tegasnya.

Adapun komenntar Riki Matsuda ditanya apakah punya impian bermain untuk Timnas Indonesia, penyerang Kataller Toyama itu tak mau berharap lebih.

Senada dengan Riku, Riki juga belum melihat seberapa jauh perkembangan sepak bola di Indonesia.

"Kalau level sepak bola negara (Timnas Indonesia) saya belum tahu. Kalau soal keinginan pasti ada," terang Riki Matsuda.

Bagi Riki, impian tersebut harus tertunda karena berpikir wajib minimal tinggal lima tahun di Indonesia.

"Pertama, berarti kita harus ke sana lebih dulu (Indonesia). Sekarang juga saya terpikirkan soal hal itu," tutupnya.

Berdasarkan data Transfermarkt, Riki Matsuda berkiprah sebagai penyerang andalan klub Kataller Toyama yang berkutat di J-League 2.

Sementara, kepiawaian Riku Matsuda lebih mentereng menjadi bek kanan klub papan atas J-League 1, Vissel Kobe pada 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keduanya pernah memperkuat Cerezo Osaka. Hanya saja, Riki lebih dulu bermain pada musim 2016, sementara Riku pada 2020.

(hap)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT