News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media China Buka Peta Kekuatan Timnas Indonesia, Tanpa 5 Pemain Patrick Kluivert Masih Punya Kartu Truf Stok Pemain Naturalisasi

Timnas Indonesia akan menjamu China dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 
Rabu, 4 Juni 2025 - 17:30 WIB
Media China Buka Peta Kekuatan Timnas Indonesia, Tanpa 5 Pemain Patrick Kluivert Masih Punya Kartu Truf Stok Pemain Naturalisasi
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Media China Sohu membuka peta kekuatan Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert

Timnas Indonesia akan menjamu China dalam laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertandingan ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (5/6/2025). 

Sohu memaparkan bahwa Timnas Indonesia tanpa kekuatan penuh setelah lima pemainnya, Marselino Ferdinan, Maarten Paes, Ragnar Oratmangoen, Eliano Reijnders dan Sandy Walsh. 

Saat Marselino Ferdinan dan Maarten Paes absen karena akumulasi kartu, tiga pemain sisanya, Eliano Reijnders izin karena istri melahirkan dan Sandy Walsh serta Ragnar Oratmangoen mengalami cedera. 

Meski tanpa lima pemainnya, ternyata media China tetap menguliti bagaimana Patrick Kluivert punya kartu turf yang bisa dia gunakan.

"Sejumlah media besar di Indonesia memprediksi susunan pemain inti Timnas Indonesia untuk laga ini, dari 11 pemain, hanya satu pemain kelahiran Indonesia, Egy Maulana Vikri," tulis laporan Sohu, Rabu (4/6/2025). 

Sohu mengaku Patrick Kluivert punya stok pemain yang punya kualitas setara dengan pemain inti. 

Sehingga dengan sanksi larangan bermain akumulasi kartu kuning, Maarten Paes punya pelapis Emil Audero yang punya kualitas serpa. 

"Kiper kedua Emil Audero merupakan pemain naturalisasi asal Italia yang punya CV bahkan lebih mentereng dari Maarten Paes," tulis Sohu. 

"Dengan pengalamannya yang banyak, dia akan mencatatkan sejarah baru dalam karirnya dengan debut bersama Timnas Indonesia," tulis Sohu. 

Starting eleven Timnas Indonesia pun dinanti oleh media aasal China ini. 

Mereka bahkan memprediksi starting eleven yang diturunkan tak akan jauh beda dibandingkan dengan Maret 2025 lalu. 

"Yang jadi perhatian adalah apakah chemistry dan adaptasi taktis di antara tim telah meningkat," tulis Sohu. 

Sohu pun menilai kekuatan China dan Timnas Indonesia tak akan jauh beda. Hal ini karena para pemain naturalisasi Timnas Indonesia pun kesulitan dalam iklim tropis dan lembab. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di akhir artikelnya, Sohu memberikan saran pada tim asuhan Branko Ivankovic untuk melepas beban yang ada. 

"Lepaskan beban, atasi faktor objektif, jadi diri sendiri sebagai kekuatan utama dan mainkan taktik yang kita kuasai, maka China pasti bisa meraih hasil yang memuaskan di laga tandang," tutup laporan Sohu. (hfp)
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT