News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Malaysia Makin Memble, Tiba-tiba Suporter dari Eropa, Timur Tengah, dan Asean Berbondong-bondong Beli Tiket Timnas hingga Hafalkan Lagu Indonesia Raya

Jelang laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Indonesia melawan China di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, sejumlah suporter
Selasa, 3 Juni 2025 - 21:09 WIB
Suporter Timnas Indonesia di laga kontra Bahrain
Sumber :
  • REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana

Jakarta, tvOnenews.com — Menjelang laga lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia antara Timnas Indonesia melawan China di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, sejumlah suporter dari berbagai belahan dunia hadir bukan hanya untuk menyaksikan pertandingan, tetapi juga untuk menunjukkan dukungan penuh kepada skuad Garuda.

Kehadiran suporter asing dari negara-negara Asean, Timur Tengah, dan Eropa membuat kawasan GBK berubah menjadi lautan manusia dengan warna-warni bendera internasional yang bersatu di bawah panji Merah Putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari Bangkok hingga Berlin, dari Gaza hingga Glasgow, para pendukung berbondong-bondong datang ke Jakarta. Mereka juga membeli merchandise resmi di bandara, demi bisa mengenakan jersey merah Timnas Indonesia di GBK.

Emil Audero berpotensi debut saat Timnas Indonesia hadapi China di SUGBK
Emil Audero berpotensi debut saat Timnas Indonesia hadapi China di SUGBK
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

Bandara Soekarno-Hatta bahkan mencatat lonjakan jumlah kedatangan internasional, khususnya dari Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Vietnam, Kamboja, hingga Timor Leste.

Yang mengejutkan, dukungan datang pula dari negara-negara non-Asia seperti Jerman, Inggris, Prancis, Belanda, Italia, hingga Palestina dan Yordania.

Mereka ikut antre di toko-toko merchandise resmi, termasuk outlet di Plaza Senayan yang mencatat rekor penjualan jersey timnas sebanyak 12.000 potong dalam 48 jam.

“Saya datang dari Berlin, bukan untuk mendukung Jerman. Saya ingin merasakan atmosfer Garuda yang semua orang Eropa bicarakan,” ujar Sven Müller penggemar sepak bola asal Jerman yang datang bersama empat rekannya sambil mengenakan jersey edisi spesial “Garuda di Dadaku”.

Fenomena lainnya adalah tren viral di media sosial berupa tantangan menghafal lagu kebangsaan “Indonesia Raya”.

Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)
Sumber :
  • ANTARA

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ribuan video muncul di TikTok dan YouTube, menunjukkan para penggemar dari Vietnam, Singapura, Inggris, hingga Swedia menyanyikan lagu tersebut dengan pengucapan yang cukup akurat.

“Saya merinding saat menyanyikan bagian ‘Hiduplah Indonesia Raya’ di latihan koreografi kemarin. Ini bukan sekadar lagu, ini adalah perasaan,” ungkap Muhammad Abdurrahman, seorang penggemar asal Palestina yang datang bersama komunitas diaspora.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT