Pedasnya Omongan Menpora Dito ke Suporter Timnas Indonesia Setelah FIFA Beri Sanksi Keras PSSI, Katanya Timnas Indonesia Nantinya Bakal...
- REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana
Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menanggapi sanksi FIFA (Federation Internationale de Football Association (FIFA) terhadap Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
Diketahui, PSSI mendapat sanksi dari FIFA imbas perilaku diskriminatif suporter ketika timnas Indonesia menjamu timnas Bahrain pada pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran ketiga di Stadion GBK, Jakarta, Maret 2025.
Sanksi yang diterima berupa denda senilai Rp400 juta dan harus mengurangi sekitar 15 persen dari kursi yang tersedia pada pertandingan kandang selanjutnya.
Menpora mengaku telah memantau sanksi yang diberikan berupa sanksi administratif yang masih ringan untuk diselesaikan PSSI.
Menpora Dito meminta suporter timnas sepak bola Indonesia lebih santun dalam memberikan dukungan agar terhindar dari kerugian seperti sanksi terhadap federasi sepak bola Indonesia.
"Tetap, kita harus mengedepankan kultur asli kita yaitu kesantunan," tegas dia kepada awak media di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Dia juga memahami bahwa euforia dan semangat bersatu masyarakat untuk mendukung timnas Indonesia yang sedang berjuang lolos ke Piala Dunia 2026 sangat tinggi.
Namun, dukungan terhadap timnas Indonesia harus diberikan dengan cara-cara yang pantas sehingga tidak menimbulkan kerugian yang tidak diinginkan.
"Itu harus menjadi evaluasi dan juga edukasi kembali," katanya.
Menpora menambahkan perilaku diskriminatif dari suporter Indonesia kemungkinan dipicu karena merasa mendapatkan ketidakadilan saat Indonesia bertandang ke markas Bahrain.
"Jadi pastinya ini saya rasa fenomena yang baru untuk masyarakat kita dan pastinya seiring waktu akan makin dewasa," katanya.
Menpora Dito kembali menekankan agar suporter Indonesia terus memberikan dukungan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai budaya bangsa Indonesia terutama kesantunan.
"Jadi (kesantunan) itu yang harus kita perlihatkan agar dunia tahu bagaimana ramahnya Indonesia," tuturnya.
Sebagai informasi tambahan, Indonesia saat ini menghuni posisi keempat klasemen sementara Grup C dengan sembilan poin.
Peluang Jay Idzes dan kawan-kawan untuk lolos langsung masih ada, namun sangat tipis.
Sementara peluang terbesar mereka adalah lolos ke putaran keempat karena unggul tiga poin atas Bahrain dan China di posisi kelima dan keenam.
Menjelang laga melawan China, Indonesia dijadwalkan akan melakukan pemusatan latihan (TC) di Bali pada 26 Mei 2025.
Ketum PSSI Erick Thohir mengatakan TC ini kemungkinan besar akan diikuti seluruh penggawa tim Garuda.(ant/lkf)
Load more