Media Vietnam Diam-diam Berharap Timnas Indonesia Selesaikan Naturalisasi Pascal Struijk karena …
Selama ini, para pemain naturalisasi Timnas Indonesia jarang tampil di turnamen seperti Piala AFF karena digelar di luar kalender FIFA.
Namun, menurut Soha, seiring dengan peningkatan jumlah pemain naturalisasi dengan hadirnya Struijk, peluang mereka untuk dipanggil untuk turnamen Asia Tenggara juga meningkat.
“Di Asia Tenggara, turnamen sering kali tidak digelar sesuai dengan kalender FIFA, jadi itu sulit untuk Indonesia memanggil para pemain naturalisasi yang bermain di klub asing,” demikian ulas Soha.
“Namun, seiring dengan penambahan pemain naturalisasi Indonesia, kesempatan bagi mereka untuk dipanggil bermain di turnamen Asia Tenggara juga meningkat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Soha memperkirakan bahwa Indonesia akan menjadi jauh lebih kuat secara signifikan dengan para pemain naturalisasi.
![]()
Timnas Indonesia. (Sumber: AFC)
“Itu berarti di turnamen Asia Tenggara pada masa depan, Indonesia bisa menjadi semakin kuat secara signifikan dengan para pemain naturalisasi, mengancam lawan seperti Thailand, Vietnam, dan Malaysia,” tambahnya.
Selagi media Vietnam mengharapkan Timnas Indonesia menaturalisasi Pascal Struijk, Arya Sinulingga selaku Exco PSSI sejatinya sudah mengindikasikan masa depannya.
Baru-baru ini, Arya mengatakan tidak ada penambahan pemain naturalisasi baru untuk bulan Juni, yang berarti Struijk tidak diharapkan gabung dalam waktu dekat.
![]()
Exco PSSI Arya Sinulingga. (Sumber: tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama)
“Jadi kita telah putuskan untuk tidak menambah pemain naturalisasi untuk bulan Juni ini,” kata Arya dalam podcast-nya di YouTube, Bebas Podcast.
“Kalau lihat kualitas pemain kita yang kemarin, ketika lawan Australia dan Bahrain, kayaknya sudah oke kualitas pemain kita sekarang ya,” tambahnya.
(anf)
Load more