Jelang Lawan Timnas Indonesia, China Dipastikan Kekurangan Pemain Top di Kualifikasi Piala Dunia 2026
- Kolase tvOnenews
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia bisa memanfaatkan peluang menang melawan China pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia Grup C di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, 5 Juni mendatang.
Hal itu diungkapkan salah satu media China, New.QQ yang melaporkan skuad Tim Naga kekurangan pemain-pemain top jelang pertandingan terakhir Grup C.
Kondisi itu membuat pelatih China, Branko Ivankovic mesti mencari pengganti pemain-pemain top tersebut.
"Menjelang jendela pertandingan terakhir kualifikasi Asia untuk babak 18 besar Piala Dunia, tim nasional China tiba-tiba menghadapi kekurangan penjaga gawang," tulisnya dilansir Selasa (6/5/2025).
Menurut mereka, calon bintang baru dari Beijing Guoan, Han Jiaqi dipastikan gagal memperkuat Timnas China karena cedera.
Selain itu, Yan Junling juga dikabarkan cedera.
"Saat ini, pemain tetap di tim nasional hanya Wang Dalei dan Yan Junling. Berdasarkan prinsip membawa empat orang ke latihan dan tiga orang ke pertandingan, pelatih sepak bola nasional Ivankovic harus memilih setidaknya dua penjaga gawang baru untuk menggantikan Yan Junling dan Han Jiaqi," tambahnya.
Media tersebut memamarkan sejumlah pemain yang kemungkinan dipanggil pelatih Branko Ivankovic.
Pertama: Penjaga gawang tim Zhejiang Zhao Bo
Zhao Bo sekarang berusia 31 tahun, tingginya 1,88 meter dan beratnya 71 kilogram.
Dari segi karakteristik teknis, ia adalah penjaga gawang yang lincah dan ringan dengan reaksi cepat di depan gawang dan pandai dalam menyelamatkan bola-bola tinggi dan penalti.
Setelah 9 kali tampil musim ini, Zhao Bo berhasil mencatatkan dua clean sheet dalam dua pertandingan dan kebobolan rata-rata 1,22 gol per pertandingan, dan penampilannya cukup bagus.
Sangat mungkin untuk menambahkannya ke tim nasional sebagai pengganti Yan Junling yang siap tempur.
Kedua: Kiper Shandong Taishan Yu Jinyong
Yu Jinyong sekarang berusia 20 tahun, tingginya 2 meter dan beratnya 82 kilogram. Dari segi karakteristik teknis, ia memiliki tinggi dengan tetap menjaga koordinasi dan fleksibilitas.
Ia pandai menyelamatkan bola mati (termasuk tendangan sudut) dan bahkan dapat berlari ke lapangan depan untuk bermain sebagai penyerang tengah dalam situasi ekstrem.
Load more