Sambil Menahan Haru, Eks Bintang Persib Bandung dan Timnas Indonesia ini Kenang Jasa-jasa Benny Dollo, Pelatih Legendaris Indonesia
- Instagram Firman Utina1515
Meski tampil gemilang dan bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik Copa Indonesia 2005, Firman tak pernah mendapatkan pujian langsung dari Benny.
Justru, Benny berkata, “Pujian bisa jadi penghambat kariermu. Tetaplah berpijak ke bumi dan terus belajar.” Filosofi itulah yang selalu Firman pegang hingga akhir kariernya sebagai pemain.
- Twitter/@Persiba_Info
Benny Dollo bukan hanya pelatih biasa. Ia dikenal sebagai sosok yang membentuk fondasi tim dengan karakter kuat.
Pelatih kelahiran Manado ini pernah membawa Persita ke final Liga Indonesia 2002, Arema Malang juara Copa Indonesia dua kali (2005 dan 2006), dan bahkan menukangi Timnas Indonesia pada berbagai periode, termasuk saat Piala AFF 2008.
Firman sendiri, setelah masa kejayaannya di lapangan hijau, meraih tiga gelar Liga Indonesia bersama tiga klub berbeda: Sriwijaya FC (2011–2012), Persib Bandung (2014), dan Bhayangkara FC (2017).
Kini ia tengah meniti jalan sebagai pelatih, sudah menyelesaikan kursus lisensi A AFC, dan sempat menjabat Direktur Akademi Kalteng Putra.
“Yang pasti, tantangan sebagai pelatih berbeda dengan saat menjadi pemain,” ucap Firman menutup kisahnya.
Kenangan Firman bersama Benny Dollo bukan hanya tentang trofi atau kemenangan, tetapi juga tentang nilai hidup, semangat pantang menyerah, dan pentingnya menjadi pribadi yang terus belajar.
Benny Dollo telah berpulang, namun warisannya abadi dalam diri banyak pemain, termasuk Firman Utina. (udn)
Load more