Greg Ungkap Ada Pandit Sebut Mees Hilgers dan Jay Idzes Bermusuhan, Ogah Main Bersama di Timnas Indonesia karena Masalah Ini
- X - Timnas Indonesia & ANTARA
Jakarta, tvOnenews.com - Mantan pemain Timnas Indonesia, Greg Nwokolo mengungkapkan ada pandit sebut Jay Idzes dan Mees Hilgers tidak bisa bermain bersama karena kurang akur.
Jay Idzes dan Mees Hilgers merupakan dua sosok tangguh di jantung pertahanan Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan terakhir.
Namun, Jay Idzes dan Mees Hilgers jarang sekali bermain bersama karena berbagai masalah. Salah satunya kendala cedera yang dialami Mees Hilgers.
Bahkan, Mees Hilgers baru bertanding sebanyak tiga pertandingan bersama skuad Garuda sejak resmi dinaturalisasi pada Oktober 2024 lalu.
- PSSI
Pemain FC Twente ini bermain saat Timnas Indonesia melawan Bahrain (10/10), China (15/10), dan Australia (20/3).
Mees Hilgers harus melewatkan pertandingan melawan Jepang, Arab Saudi, dan Bahrain.
Bek berusia 23 tahun tersebut absen dalam tiga pertandingan ini karena mengalami cedera yang memang menjadi masalahnya sejak awal musim.
Banyak yang beranggapan bahwa Mees Hilgers tidak nyaman setiap kali bermain untuk Timnas Indonesia.
- PSSI
Pasalnya, dia sering absen bersama Tim Merah Putih tetapi langsung fit ketika berlaga untuk klubnya.
Akan tetapi, hal tersebut tidak pernah terkonfirmasi karena Mees Hilgers selalu menunjukkan rasa cintanya kepada Indonesia lewat pernyataan-pernyataannya.
Greg Nwokolo bahkan merasa kesal karena ada seorang pandit yang tidak disebutkan namanya menyebut Mees Hilgers bersamalah dengan Jay Idzes.
Menurut pandit tersebut, Mees Hilgers dan Jay Idzes tidak bisa bermain bersama karena keduanya tak saling.
- Tangkapan layar Youtube Podsea
"Ada salah satu pandit dia bilang Mees sama Jay itu tidak bisa main (bersama) karena Mees itu tidak nurut sama Jay karena dia tidak respek sama Jay karena dia merasa punya nama lebih besar daripada Jay," ujar Greg dikutip dari YouTube Greg On A Talk, Selasa (29/4/2025).
Akan tetapi, Greg menilai bahwa isu yang dihembuskan tersebut tidak benar dan berdasar karena hanya ingin mencari kambing hitam saja dari kekalahan Timnas Indonesia atas Australia.
Load more