Tak Tahan Lagi, Pemain Timnas Indonesia Akhirnya Bicara Jujur soal Sosok Patrick Kluivert yang Sebenarnya: Bagi Saya ...
- Kolase tvOnenews.com / tvOnenews - Taufik Hidayat
tvOnenews.com - Patrick Kluivert kini menjadi sosok penting di balik kebangkitan Timnas Indonesia sejak awal 2025.
Dengan latar belakang gemilang sebagai eks pemain Ajax, Barcelona, hingga AC Milan, Patrick Kluivert membawa pendekatan taktis yang mengutamakan keseimbangan lini pertahanan dan serangan.
Di tengah perjalanan bersama Timnas, muncul pernyataan mengejutkan dari Joey Pelupessy yang berbicara jujur soal Patrick Kluivert.
![]()
Joey Pelupessy dan Patrick Kluivert. (Sumber: Tangkapan layar video PSSI)
Seperti diketahui, Patrick Kluivert bukanlah sosok asing bagi Joey Pelupessy.
Hubungan keduanya sudah terjalin sejak lebih dari satu dekade lalu saat Kluivert membesut FC Twente U-21, tempat Pelupessy memulai kariernya sebagai gelandang bertahan setelah sebelumnya bermain sebagai bek kanan.
Kini, pertemuan mereka di Timnas Indonesia membawa cerita baru, termasuk kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana Pelupessy tampil solid.
Dalam wawancara di kanal YouTube The Haye Way, Joey Pelupessy akhirnya mengungkapkan isi hatinya tentang sosok Patrick Kluivert.
Ia menilai sang pelatih tetaplah pribadi yang rendah hati dan dekat dengan para pemain, persis seperti yang ia kenal 13 tahun silam.
“Bagi saya sebagai pribadi, dia 100 persen sama. Anda tahu, dia seperti selalu rendah hati,” tutur Joey Pelupessy.
![]()
Thom Haye dan Joey Pelupessy. (Sumber: YouTube - The Haye Way)
Joey menegaskan bahwa sikap ramah dan rendah hati Kluivert tetap konsisten dari dulu hingga sekarang, bahkan setelah ia meraih banyak kesuksesan.
Ia merasa bahwa pendekatan Kluivert yang dekat dengan pemain membuat suasana tim menjadi nyaman dan solid.
“Dia selalu dekat dengan para pemain, pria baik. Dan dia, ya seorang pelatih besar, tentu saja,” tambahnya.
Meski memiliki nama besar, Kluivert tidak pernah bersikap tinggi hati di hadapan para pemainnya.
Hal inilah yang membuat Joey semakin menghormati sosok pelatih asal Belanda tersebut.
“Tapi menurutku sebagai pribadi, dia tidak pernah berubah. Dia sangat rendah hati, dia sangat bagus sebagai grup, dia baik. Jadi ya, saya tidak bisa mengatakan apapun, hal negatif apapun tentang dia, agar adil,” pungkas Joey.
Load more