News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bursa Transfer Liga 1 Sama Seperti Eropa, 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ini Bisa Cicipi Liga Indonesia

Klub-klub di Indonesia bisa merekrut pemain dari tim Eropa dan liga internasional lainnya untuk meramaikan kompetisi Liga 1 2025-2026. 
Rabu, 23 April 2025 - 12:51 WIB
Bursa Transfer Liga 1 Sama Seperti Eropa, 3 Pemain Naturalisasi Ini Bisa Cicipi Liga Indonesia
Sumber :
  • AFC

Jakarta, tvOnenews.com - Waktu untuk bursa transfer Liga 1 kini telah sama seperti di Eropa. 

Artinya, klub-klub di Indonesia bisa merekrut pemain dari tim Eropa dan liga internasional lainnya untuk meramaikan kompetisi Liga 1 2025-2026. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah klub pun sudah mulai bergeriliya, termasuk tim promosi Bhayangkara FC.

Sebelumnya, COO Bhayangkara FC Sumardji menyebut bahwa ada peluang terbuka bagi pemain naturalisasi bergabung dengan klub. 

Hal ini pun bisa diikuti oleh tim lain, apalagi banyak keuntungan yang bisa diambil untuk mendapatkan pemain naturalisasi. 

Sebut saja para pemain ini bisa bergabung dengan Timnas Indonesia saat tim bermain di luar agenda FIFA Matchday. 

Tidak hanya itu, tim pun bisa mendapaktna keuntungan karena memiliki pemain lokal yang setara dengan pemain asing. 

Ini pun bisa menguntungkan klub untuk memaksimalkan jumlah pemain dalam tim. 

Sebut saja Persib saat menjadi juara d Liga 1 2023-2024 lalu yang memiliki tiga pemain naturalisasi, Marc Klok, Ezra Walian dan Victor Igbonefo. 

Untuk itu, tiga pemain naturalisasi ini bisa menjadi pilihan untuk tampil di Liga 1 musim 2025-2026. 

1. Rafael Struick

Rafael Struick sudah absen di lima pertandingan terakhir Brisbane Roar. 

Nama Rafael Struick Hilang dari Skuad Brisbane Vs Macathur
Nama Rafael Struick Hilang dari Skuad Brisbane Vs Macathur
Sumber :
  • Brisbane Roar

 

Jangankan menghiasi bangku cadangan, Rafael Struick bahkan tak masuk dalam skuad Brisbane Roar. 

Kontrak Rafael Struick pun akan segera habis pada Juni 2025 mendatang. 

Hal ini pun membuat Rafael Struick harus segera mendapatkan tim baru sebelum kontraknya habis.

2. Ivar Jenner

Ivar Jenner masih membela tim satelit FC Utrecht, Jong Utrecht dan belum pernah mendapatkan promosi. 

Ivar Jenner, gelandang timnas Indonesia.
Ivar Jenner, gelandang timnas Indonesia.
Sumber :
  • AFC

 

Padahal, usia Ivar Jenner sudah layak untuk membela tim utama. 

Hal ini karena Ivar Jenner seringkali menjadi pemain inti meski hasilnya negatif. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini karena Jong Utrecht ada di posisi 19 klasemen divisi dua Liga Belanda, Eerste Divisie. 

Ivar Jenner pun bisa bergabung dengan tim Liga 1 untuk bisa mendapatkan menit bermain sekaligus melesatkan namanya di sepak bola Asia. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT