News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sumardji Akui Pemain Timnas Indonesia Sempat Curhat Setelah Terapkan Total Football di Laga Lawan Australia

Di bawah asuhan Patrick Kluivert, debut sang pelatih bersama Timnas Indonesia ternyata harus diakhiri dengan kekalahan 1-5 dari Australia.
Sabtu, 29 Maret 2025 - 18:39 WIB
Sumardji Akui Pemain Timnas Indonesia Sempat Curhat Setelah Perubahan Skuad di Laga Lawan Australia
Sumber :
  • tvOnenews/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Indonesia terpaksa menelan kekalahan telak atas Australia dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia. 

Di bawah asuhan Patrick Kluivert, debut sang pelatih bersama Timnas Indonesia ternyata harus diakhiri dengan kekalahan 1-5 dari Australia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji mengakui bahwa pemain sempat curhat karena perubahan skuad di laga tersebut. 

Sumardji mengakui tim hanya punya waktu dua hari untuk persiapan dengan kondisi tim lengkap. 

"Hanya sehari latihan sebelum pertandingan, karena paling bagus full team itu 3-4 kali pertandingan, tiga kali latihan rutin, sekali official training, itu paling ideal," kata Sumardji dalam program One on One tvOne, Jumat (28/3/2025). 

Sumardji mengakui dalam waktu singkat tersebut dapat membangun chemistry untuk menghadapi Australia di Stadion Football Sydney, 20 Maret 2025. 

Sumardji tak menampik bahwa karakter permainan Timnas Indonesia pun tak cocok dengan 'Total Football' ala Belanda karena tak punya waktu untuk laga uji coba. 

Sayangnya, skema tersebut pun diterapkan oleh Patrick Kluivert yang berujung pada kekalahan telak 1-5 dari Australia. 

Usai pertandingan tersebut, Sumardji pun mendapatkan curahan hati alias curhat dari beberapa pemain atas skema tersebut. 

"Beberapa pemain curhat ke saya, menyampaikan pada saya bahwa Total Football kan harus nyerang, nyerang, nyerang, (stamina terkuras) sudah pasti, kalau bilang begitu 90 menit harus maju terus," kata Sumardji. 

Sumardji mengakui bahwa Shin Tae-yong yang sering menerapkan strategi pragmatis tak bisa langsung berubah menjadi Total Football seperti yang diterapkan oleh Patrick Kluivert. 

"Menurut saya butuh waktu untuk melakukan perubahan secara keseluruhan, butuh waktu kita ketika FIFA Matchday kita main 4-5 game untuk melaksanakan strategi tersebut," kata Sumardji. 

Sumardji mengakui apapun strateginya, yang terpenting adalah kemenangan. Karena yang dilihat adalah hasil akhir dari sebuah pertandingan, bukan cara bermainnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mau main jelek kaya apapun kalau menang euphoria-nya luar biasa, ini logika berpikir kita kok," kata Sumardji. 

Beruntung, akhirnya Patrick Kluivert melakukan evaluasi yang berujung pada kemenangan Timnas Indonesia 1-0 atas Bahrain di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (25/3/2025) lalu. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT