Bisakah Eks Wonderkid Serie A Ini Diduetkan dengan Ole Romeny di Timnas Indonesia? Intip Penjelasannya
- Kolase tvOnenews
tvOnenews.com - Patrick Kluivert bisa pertimbangkan mantan striker Serie A ini sebagai tandem Ole Romeny di lini serang Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia asuhan Patrick Kluivert tampaknya mulai serius membenahi kekurangan mereka yaitu hilangnya ketajaman di lini depan.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh PSSI ialah menaturalisasi striker baru asal Belanda yaitu Ole Romeny demi proyek ambisius Timnas Indonesia.
Ole Romeny bersama Tim Geypens dan Dion Markx telah resmi disumpah sebagai WNI pada 8 Februari lalu meski ketiganya tak datang langsung ke Jakarta.
Dengan hadirnya Ole Romeny di lini depan Timnas Indonesia, ia diharapkan bisa menambah daya gedor skuad asuhan Patrick Kluivert di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kendati demikian, Ole Romeny belum memiliki tandem sepadan selain Rafael Struick yang dalam beberapa waktu terakhir ketajamannya sedang menurun.
Pun halnya proses naturalisasi top skor Liga Belanda Mauro Zijlstra yang sampai sekarang belum menemui kejelasan soal proses perpindahan federasinya.
Maka dari itu, Patrick Kluivert kemungkinan bisa mencari alternatif striker lain untuk menjadi opsi tambahan di luar Ole Romeny dan Rafael Struick.
Salah satu nama yang pernah mencuat adalah Sydney Van Hooijdonk. Striker Belanda yang telah malang melintang di sejumlah klub Eropa itu, salah satunya Serie A Liga Italia, kabarnya memiliki darah keturunan Maluku. Benarkah?
Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa putra dari legenda timnas Belanda Pierre Van Hooijdonk itu berketurunan Indonesia.
Kabar tersebut tidak benar karena tidak ditemukan bukti bahwa Sydney memiliki darah keturunan Indonesia, bahkan berdasarkan data di Wikipedia, garis keturunannya justru berasal dari Maroko, bukan Maluku.
Saat ini, Sydney Van Hooijdonk telah kembali ke Liga Belanda setelah bergabung dengan klub Eredivisie NAC Breda di bursa transfer musim dingin kemarin.
Jika ditarik mundur ke belakang, NAC Breda merupakan tim masa kecil dari Sydney Van Hooijdonk. Di periode pertamanya, ia buahkan 65 gol dan enam assist dari 126 laga.
Dari sinilah akhirnya bakat Sydney Van Hooijdonk tercium sampai Italia. Klub Serie A Bologna merekrutnya pada musim 2021 dengan banderol Rp12,78 miliar.
Namun sayang, performa Sydney Van Hooijdonk di Bologna tak seindah di klub sebelumnya, sehingga dia lebih sering dipinjamkan ke tim lain.
Penampilan Sydney Van Hooijdonk sempat kembali tajam bersama SC Heerenveen setelah mengoleksi 26 gol dan dua assist dari 54 kali pertandingan.
Tapi ketika balik ke Bologna, ia lagi-lagi flop. Padahal, putra legenda Belanda itu memegang peran penting dalam kelolosan timnya ke Liga Champions.
Sampai akhirnya Bologna melepas Sydney Van Hooijdonk ke klub Serie B Cesena dengan status bebas transfer pada 2024 sebelum mudik ke NAC Breda.
Di level internasional, Sydney Van Hooijdonk pernah mendapat panggilan dari Timnas Belanda U-21 pada 2023. Ia berkesempatan tampil sebanyak dua kali.
- Instagram/@sydneyvanhooijdonk
Tak seperti ayahnya, Sydney Van Hooijdonk cukup kesulitan untuk mendapat panggilan tim senior Belanda. Kendati demikian, Sydney Van Hooijdonk di tahun 2023 lalu pernah mengatakan bahwa dirinya masih akan berjuang merebut satu tempat di Belanda.
Mantan striker Bologna tersebut berujar bahwa pencapaian sang ayah yakni Pierre Van Hooijdonk di tahun 90-an yang membuatnya ingin main untuk Belanda. (han)
Load more