News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Indra Sjafri Bisa Belajar dari Shin Tae-yong, Timnas Indonesia U-20 Berpeluang Curi Poin dari Uzbekistan di Piala Asia U-20

Pasukan Indra Sjafri akan melawn Uzbekistan di Shenzen Youth Football Training, Minggu 16 Februari 2025 malam WIB pada laga kedua Grup C Piala Asia U-20 2025
Jumat, 14 Februari 2025 - 16:01 WIB
Shin Tae-yong dan Indra Sjafri
Sumber :
  • Instagram - Shin Tae-yong

Jakarta, TvOnenews.com - Indra Sjafri bisa belajar dari Shin Tae-yong jelang Timnas Indonesia U-20 menghadapi Uzbekistan pada lanjutan Piala Asia U-20 2025.

Garuda Nusantara -julukan Timnas Indonesia U-20 akan melawan Uzbekistan di Shenzen Youth Football Training, Minggu 16 Februari 2025 malam WIB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Jens Raven dan rekan-rekan diwajibkan meraih poin jika ingin menjaga peluang lolos dari fase grup.

Seperti diketahui, saat ini Timnas Indonesia U-20 terdampar di posisi juru kunci Grup C setelah kalah telak 0-3 dari Iran di laga pembuka.

Meski berat, Garuda Nusantara wajib bangkit dan fokus untuk mempersiapkan diri menghadapi laga kedua grup melawan Uzbekistan.

Serigala Putih -julukan Timnas Uzbekistan- jelas bukan lawan yang mudah.

Mereka adalah tim juara bertahan setelah berhasil meraih trofi juara para edisi 2023 dengan mengalahkan Irak 1-0 di partai final.

Jelang laga kontra Uzbekistan di matchday kedua Grup C Piala Asia U-20 2025 nanti, pelatih Indra Sjafri bisa belajar dari pengalaman Shin Tae-yong saat mencuri poin dari Uzbekistan.

Ya, pada edisi 2023 lalu Garuda Nusantara berhasil menahan Uzbekistan 0-0 meski akhirnya tetap gagal lolos dari fase grup.

Saat itu, STY -sapaan akrab Shin Tae-yong- turun langsung mendampingi skuad Timnas Indonesia U-20.

Sementara itu, pelatih Indra Sjafri mengatakan timnya akan fokus pada evaluasi usai laga kontra Iran malam tadi.

Pelatih asal Sumatera Barat itu mengklaim akan menyiapkan tim terbaiknya untuk menghadapi Uzbekistan di laga berikutnya.

"Kita akan evaluasi tim dahulu," ujar Indra Sjafri berdasarkan rekaman suara yang diterima tvOnenews.com, Kamis (13/2/2025).

"Kita akan siapkan tim untuk menghadapi Uzbekistan," tambahnya.

"Di Asian Games kita pernah bertemu, kita juga pernah uji coba sekali di Jakarta," jelas Indra Sjafri.

"Kita nanti lihat, karena kita baru melihat pertandingan mereka melawan Yaman nanti. Dan kita analisis dulu dan kita lihat nanti," tutupnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia U-20 tergabung di Grup C pada gelaran Piala Asia U-20 2025 kali ini.

Selain Iran dan Uzbekistan, Garuda Nusantara juga berada satu grup dengan Yaman.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT