News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Minus 2 Pemain, Pelatih Indra Sjafri 'Ngotot' Kantongi Skuad Akhir Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia 2025

Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri mengaku telah mengantongi gambaran skuad akhir Garuda Nusantara yang bakal dibawa ke Piala Asia 2025.
Rabu, 29 Januari 2025 - 20:53 WIB
Meski Minus 2 Pemain, Pelatih Indra Sjafri 'Ngotot' Kantongi Skuad Akhir Timnas Indonesia U-20 ke Piala Asia 2025
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri mengaku telah mengantongi gambaran skuad akhir Garuda Nusantara yang bakal dibawa ke Piala Asia 2025.

Meski masih minus dua pemain, Indra Sjafri menegaskan bahwa telah memastikan skuad resmi Timnas Indonesia U-20.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, dia menegaskan masih harus melihat dua pemain lainnya dalam laga melawan India saat turnamen Mandiri U-20 Challenge Series.

"Kami sudah mendapat kesimpulan dari 28 pemain ini, minus dua pemain yang akan kami coba besok (lawan India). Nantinya, keputusan akhir akan ditetapkan pada 1 Februari, dan diumumkan pada 2 Februari karena tanggal 3 Februari, semua negara peserta Piala Asia harus mendaftarkan 23 pemain, termasuk tiga kiper," kata Indra Sjafri saat mendampingi latihan tim di Lapangan THOR Surabaya, Rabu (29/1/2025).

Indra juga mengungkapkan bahwa ada dua pemain yang belum mendapatkan kesempatan bermain, yakni Gala Pagamo asal klub Semen Padang dan satu kiper, yang akan diuji dalam laga melawan India.

"Selain itu ada dua pemain juga yang belum menjalani medical check-up, kami akan diskusikan hasilnya dan menetapkan kemudian melaporkan ke PSSI," katanya.

Terkait strategi permainan untuk melawan India, ia menekankan kepada pemain pentingnya terus meningkatkan kualitas, termasuk dalam pola menyerang.

"Sepak bola ya harus menyerang, termasuk pertahanan juga untuk menyerang. Untuk laga besok, kami akan mencoba komposisi baru, terutama di babak pertama, agar semakin hari semakin lebih baik," ujarnya.

Pelatih asal Sumatera Barat itu juga menegaskan bahwa susunan pemain utama untuk Piala Asia U-20 belum akan ditampilkan sepenuhnya dalam laga terakhir Mandiri U-20 Challenge Series.

Tak hanya itu, keputusan untuk menetapkan starting eleven akan mempertimbangkan hasil pantau tim analis terhadap calon lawan di Piala Asia, salah satunya Iran.

"Kami akan mencocokkan komposisi terbaik dengan calon lawan yang akan kami hadapi di Piala Asia," tuturnya.

Dalam laga uji coba Mandiri U-20 Challenge Series, Timnas Indonesia U-20 telah menjalani dua laga penting melawan
Yordania dan Suriah.

Hasilnya, anak asuh Indra Sjafri itu kalah 1-0 melawan Yordania dan 2-0 saat menghadapi Suriah.

Pada pertandingan ketiga Garuda Muda akan melawan India yang digelar pada Kamis (30/1) pukul 19.30 WIB di Stadion Gelora Delta Sidoarjo.(ant/lgn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT