News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Pemain yang Menyia-nyiakan Peluang di Timnas Indonesia, Padahal Sudah Pernah Dipilih Shin Tae-yong, Nasibnya Bahkan Ada yang Belum Punya Klub

Tiga pemain pernah menyia-nyiakan kesempatan emas di Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong. Bahkan nasibnya salah satu pemain kini belum memiliki klub
Sabtu, 25 Januari 2025 - 16:08 WIB
3 Pemain yang Menyia-nyiakan Peluang di Timnas Indonesia, Padahal Sudah Pernah Dipilih Shin Tae-yong, Nasibnya Bahkan Ada yang Belum Punya Klub
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Beberapa pemain belum sepenuhnya memanfaatkan peluang berharga untuk berkembang di bawah bimbingan pelatih asal Korea Selatan, Shin Tae-yong, di Timnas Indonesia.

Meskipun telah dipanggil untuk bergabung dengan Skuad Garuda, ada yang tampak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa di antaranya bahkan absen tanpa pemberitahuan atau alasan yang jelas, membuat Shin Tae-yong kecewa dan mencoret mereka dari daftar pemain. 

Ada juga yang mengaku cedera dan absen dari pemusatan latihan di Korea Selatan, namun justru bermain dalam beberapa pertandingan di Liga 1.

Berikut adalah tiga pemain yang dianggap menyia-nyiakan kesempatan emas di Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong:

1. Ramai Rumakiek

Ramai Rumakiek pernah menolak panggilan Shin Tae-yong saat Timnas Indonesia U-23 bersiap menghadapi SEA Games 2021 di Vietnam. 

Ramai Rumakiek
Ramai Rumakiek
Sumber :
  • PSSI

 

Saat itu, ia termasuk dalam 29 pemain yang dipanggil untuk pemusatan latihan di Korea Selatan. 

Namun, Ramai tidak kunjung hadir saat tim hendak berangkat, tanpa memberikan respons meskipun dikabarkan mengalami cedera. 

Sejak itu, Shin Tae-yong tidak memanggilnya lagi ke Timnas Indonesia. Namun, di bawah asuhan Indra Sjafri, Ramai kembali mendapat kesempatan membela Timnas U-23 di Asian Games 2022.

Setelah Asian Games, Ramai kembali ke klub asalnya, Persipura Jayapura, yang berlaga di Liga 2 Indonesia. 

Pada tahun 2023, ia dipinjamkan ke Dewa United, klub Liga 1, namun hanya tampil dalam sembilan pertandingan tanpa mencetak gol. Per 24 Januari 2025, Ramai masih tercatat sebagai pemain Persipura Jayapura.

2. Osvaldo Haay

Osvaldo Haay sempat menjadi andalan Shin Tae-yong di Timnas Indonesia sejak 2019. 

3 Pemain yang Menyia-nyiakan Peluang di Timnas Indonesia, Padahal Sudah Pernah Dipilih Shin Tae-yong, Nasibnya Bahkan Ada yang Belum Punya Klub
3 Pemain yang Menyia-nyiakan Peluang di Timnas Indonesia, Padahal Sudah Pernah Dipilih Shin Tae-yong, Nasibnya Bahkan Ada yang Belum Punya Klub
Sumber :
  • PSSI

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, ia mulai menunjukkan tindakan indisipliner dengan tidak hadir pada pemusatan latihan untuk Kualifikasi Piala Asia 2023, dengan alasan sakit tanpa pemberitahuan langsung kepada pelatih. 

Ironisnya, Osvaldo justru tampil dalam tiga pertandingan Liga 1 2021-2022 bersama Persija Jakarta. Sejak itu, Shin Tae-yong tidak memanggilnya lagi.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT