News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Kekecewaan, Orang Penting di Timnas Indonesia Ini Ungkap Perasaan Shin Tae-yong Usai Dilabeli 'Diktator' oleh Marc Klok

Orang penting di Timnas Indonesia ini bongkar perasaan Shin Tae-yong setelah disebut sebagai sosok pelatih diktator oleh mantan anak asuhnya yaitu Marc Klok.
Jumat, 24 Januari 2025 - 09:49 WIB
Orang penting di Timnas Indonesia ungkap perasaan Shin Tae-yong usai disebut diktator oleh Marc Klok
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Sosok penting di Timnas Indonesia Kim Jong-jin akhirnya buka-bukaan soal label 'diktator' yang dialamatkan kepada pelatih Shin Tae-yong oleh Marc Klok.

Mantan analis Timnas Indonesia itu merasa sangat geram terhadap perkataan Marc Klok tadi lantaran kepribadian Shin Tae-yong jelas tidak seperti itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui, kabar soal pemecatan Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia hingga digantikan oleh Patrick Kluivert tak kunjung habis dibicarakan.

Awalnya, para suporter merasa terkejut dengan keputusan PSSI mengganti Shin Tae-yong jelang keberangkatan Timnas Indonesia ke Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Namun setelah itu, isu-isu lain bermunculan, mulai dari mendadaknya pemecatan tersebut hingga STY yang belum menandatangani surat pemutusan kontrak dari PSSI.

Kondisi semakin pelik lantaran salah satu pemain naturalisasi Timnas Indonesia yakni Marc Klok malah menyebut Shin Tae-yong sebagai pelatih yang diktator.

Sebagai informasi, Marc Klok sempat menjadi andalan Shin Tae-yong di lini depan Timnas Indonesia, salah satunya dalam kejuaraan Piala Asia 2023 lalu.

tvonenews

Namun, posisi Marc Klok di Timnas Indonesia pada akhirnya tergeser setelah kedatangan dua pemain keturunan Belanda Ivar Jenner dam Thom Haye.

Setelah itu, Marc Klok tidak lagi berkesempatan masuk ke Timnas Indonesia sampai akhir periode masa kepelatihan Shin Tae-yong.

Tak disangka, Marc Klok tiba-tiba bicara di depan media Belanda setelah pemecatan Shin Tae-yong. Ia pun menyebut sang pelatih sebagai seorang diktator. 

“Dia (Shin Tae-yong) sungguh-sungguh seorang diktator," kata Marc Klok dikutip dari ESPN NL.

“Dan posisinya di atas seluruh tim,” jelasnya.

Pernyataan Marc Klok itu lantas membuat kegaduhan di kalangan suporter hingga staf kepelatihan yang tak mengira kata-kata tersebut terucap dari mantan anak asuh STY.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosok yang paling keras menentang pernyataan Marc Klok ialah Kim Jong-jin, analis kepercayaan Shin Tae-yong selama melatih Timnas Indonesia.

“Dia bilang diktator dan dia juga bilang dia (Shin Tae-yong) seperti ‘pintu yang tertutup’,“ ungkap Kim Jong-jin.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT