News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Indonesia Ketiban Kabar Buruk Jelang Kualifikasi Piala Dunia 2026, Media Vietnam Ungkit Proses Naturalisasi Bintang PSG

Proses naturalisasi pemain Timnas Indonesia terus diungkit media asing, saat skuad Garuda bakal menjalani pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kamis, 23 Januari 2025 - 17:14 WIB
Timnas Indonesia akan jadi raksasa Asia jika Mitchel Bakker jadi gabung
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

Jakarta, tvOnenews.com - Proses naturalisasi pemain Timnas Indonesia terus diungkit media asing, saat skuad Garuda bakal menjalani pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Austalia dan Bahrain.

Salah satu media asing asal Vietnam, thethao247.vn menyinggung kabar buruk bagi Timnas Indonesia soal proses naturalisasi eks bintang Paris Saint-Germain atau PSG Mitchel Bakker.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Mitchel Bakker merupakan salah satu pemain yang sangat ingin menjadi warga negara Indonesia (WNI) pada tahun 2025, bersama Jairo Riedewald dan Ole Romeny. 

Bek kelahiran 2000 ini sangat diapresiasi karena pernah membela sederet tim papan atas Eropa seperti PSG, Leverkusen, Atalanta, dan saat ini LOSC Lille. Bakker bermain untuk Belanda dari tim U15 hingga U21.

Namun, ambisi Timnas Indonesia untuk menaturalisasi Mitchel Bakker tak bisa terwujud. Alasannya karena garis keturunan pemain Indonesia ini sudah berusia lebih dari 3 generasi. 

 

Anggota Komite Eksekutif Federasi Sepak Bola Indonesia Arya Sinulingga menjelaskan bek kiri Mitchel Bakker tidak memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat kewarganegaraan Indonesia.

 

"Kami mendapat informasi bahwa Mitchel Bakker sepertinya sedang bermasalah. Silsilahnya dari kakek buyutnya. Ini adalah garis keturunan generasi ke-3 dan tidak memenuhi syarat. Jadi ini tidak mungkin bisa diselesaikan, itu di luar jangkauan kita kemampuan untuk menangani," ujar dia dilansir Kamis (23/1/2025).

 

Arya lantas membeberkan aturan FIFA soal naturalisasi pemain, yang mana maksimal generasi kedua terdekat dengan darah keturunan.

 

"Aturan naturalisasinya maksimal generasi ke-2, batasannya kakek dan nenek pemain harus berdarah Indonesia. Seperti halnya Malaysia yang gagal menaturalisasi bek Mats Deijl dari Go Ahead Eagle Club ketika darah Malaysia-nya berasal dari kakek buyutnya," jelasnya.

 

"Bakker tampaknya tidak memenuhi syarat dan sulit ditentukan. Berikut informasi awalnya, meski detailnya belum kami dapatkan. Namun, ketika kami mendapatkan informasi, kami kemudian akan memberikan lebih banyak tetapi tampaknya mustahil," tambahnya.

 

Adapun, Mitchel Bakker pernah dianggap sebagai bek kiri potensial di sepak bola Belanda, tumbuh dari akademi muda Ajax dan bermain di banyak tim besar di Eropa seperti PSG dan Leverkusen. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, belakangan ini Bakker cukup tidak dikenal, saat ini bermain untuk Lille di Ligue 1. Hal ini pula yang menjadi alasan utama mengapa ia tidak pernah dipanggil ke timnas Belanda.(lgn)

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT