News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Buka Statistik, Timnas Indonesia Tak Layak Disebut Favorit Juara Piala AFF 2024 Karena Ini

"Dari statistik tersebut terlihat bahwa Timnas Indonesia hanyalah tim kuda hitam namun belum cukup kuat untuk menjadi kandidat juara," tulis The Gioi Publishers
Rabu, 11 Desember 2024 - 09:25 WIB
Myanmar Vs Timnas Indonesia
Sumber :
  • Facebook - Myanmar Football Federation

Jika nantinya menjadi juara, Indonesia bakal mendapatkan hadiah yang sangat indah.

"Singkatnya, kekuatan Indonesia di Piala ASEAN sebagian besar adalah pemain generasi sepak bola Indonesia yang sedang mempersiapkan diri untuk Piala Dunia U-20 2023," tulisnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dengan apa yang telah dilakukannya bagi sepak bola tanah air, jika menjuarai Piala ASEAN 2024 terlalu indah bagi Indonesia, namun jika tidak dinobatkan, PSSI tidak akan rugi karena Piala ASEAN 2024 bukanlah segalanya dalam sepak bola Indonesia," tutupnya.

Berbicara mengenai laga kontra Myanmar, Shin Tae-yong sebenarnya sudah memprediksi timnya bakal kesulitan.

Juru taktik asal Korea Selatan itu sudah menggambarkan kalau Timnas Indonesia yang didominasi pemain muda bakal dipaksa bekerja keras untuk menghadapi Myanmar yang menurunkan tim senior.

"Kami datang ke Myanmar menjalani laga pertama ASEAN Cup 2024 (Piala AFF 2024) dan saya rasa sulit karena Myanmar menggunakan pemain senior," ujar Shin Tae-yong di sesi konferensi pers jelang pertandingan.

Timnas Indonesia sendiri menjadi tim dengan skuad termuda di ajang Piala AFF 2024.

Untuk gelaran Piala AFF 2024 kali ini, pelatih Shin Tae-yong tidak memanggil para pemain diaspora yang jadi andalan pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran ketiga.

Tercatat, nama-nama seperti Jay Idzes, Mees Hilgers, Kevin Diks, Maarten Paes, Thom Haye serta Ragnar Oratmangoen absen di ajang ini.

Sebagai gantinya, Shin Tae-yong memanggil para pemain muda dari kompetisi domestik seperti Muhammad Ferarri, Dony Tri Pamungkas, Kadek Arel serta Arkhan Kaka.

Terlepas daripada itu, Shin Tae-yong menyinggung terkait fokus utama skuad Garuda dalam gelaran kali ini.

Ia mengaku ingin menjadikan Piala AFF 2024 sebagai ajang persiapan dalam menatap gelaran SEA Games 2025 dan Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.

"Kami datang ke sini juga sebagai persiapan untuk SEA Games dan Kualifikasi Piala Asia U-23 tahun depan," jelas Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Harapannya pemain U-23 yang kami bawa mendapatkan banyak pengalaman di ASEAN Cup 2024," lanjutnya.

"Saya harap bahwa turnamen ini bisa membawa banyak bekal positif untuk persiapan ke dua ajang tersebut tahun depan," sambung Shin Tae-yong. (dwi/aes)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT