News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Wolfgang Pikal? Asisten Pelatih Alfred Riedl yang Bawa Timnas Indonesia Jadi Runner-up Piala AFF 2010, Kini Dia Sibuk Urus...

Wolfgang Pikal dikenal sebagai asisten pelatih Alfred Riedl saat membawa Timnas Indonesia menjadi runner-up Piala AFF 2010. Kini ia masih berkarier di tanah air
Sabtu, 9 November 2024 - 07:53 WIB
Mantan asisten pelatih Alfred Riedl di Timnas Indonesia Wolfgang Pikal
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Bagi pendukung setia Timnas Indonesia pasti tidak asing dengan sosok Wolfgang Pikal, asisten pelatih dari Alfred Riedl di Piala AFF 2010.

Pasalnya, Wolfgang Pikal tidak pernah absen saat mendampingi pelatih Alfred Riedl semasa menukangi Timnas Indonesia yang ketika itu tengah berjaya di level ASEAN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wolfgang Pikal juga memiliki kewarganegaraan yang sama dengan Alfred Riedl yaitu Austria sehingga memudahkan komunikasi keduanya di Timnas Indonesia.

Puncak ketenaran Wolfgang Pikal ialah ketika dirinya bersama pelatih Alfred Riedl mampu menjadi runner-up Piala AFF 2010 usai dikalahkan Malaysia dalam partai final.

Namun, tak lama setelah itu dia lengser dari jabatannya sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia bersamaan dengan diberhentikannya Alfred Riedl.

Seusai menukangi Timnas Indonesia, Wolfgang Pikal terlihat bergabung ke sejumlah klub Liga 1 dengan jabatan sebagai asisten pelatih ataupun caretaker.

Setelah tak lagi mendampingi Alfred Riedl sebagai asisten pelatih Timnas Indonesia, bagaimana kabar Wolfgang Pikal sekarang?

tvonenews

Sebelum bergelut di dunia kepelatihan, Wolfgang Pikal sempat merasakan karier sebagai seorang pesepakbola di kampung halamannya, Austria.

Lahir di Vienna, ibu kota negara Austria pada 1 November 1967, Wolfgang Pikal pernah menjadi seorang atlet sepak bola dan berposisi sebagai penyerang.

Ia memulai kariernya sebagai seorang pesepakbola ketika bergabung dengan klub lokal Austria, SR Donaufeld pada 1989 dan pindah ke Baumgarten di tahun yang sama.

Namun, di usianya yang baru memasuki 22 tahun, Wolfgang Pikal mengalami cedera serius yaitu patah pergelangan kaki saat bermain untuk SR Donaufeld.

Berkaca dari hal itu, Wolfgang Pikal memutuskan untuk gantung sepatu dari dunia sepak bola meski masih berusia muda. Ia memilih untuk menggeluti profesi lain.

Sepuluh tahun kemudian atau pada 1999, Wolfgang Pikal datang ke Bali. Bukan untuk berlibur, tapi ia mulai melatih klub-klub kecil dengan bekal ilmu kepelatihan dari Eropa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Total ada 20 sertifikat kepelatihan yang telah didapatkan oleh Wolfgang Pikal selama puluhan tahun berkarier. Dari sanalah, potensi sang pelatih mulai tercium oleh PSSI.

Pada Mei 2010, ia ditunjuk oleh PSSI untuk membantu pelatih Alfred Riedl memenangi Piala AFF. Tapi cukup disayangkan, skuad Garuda hanya menjadi runner-up.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT