News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar AFC Soal Timnas Indonesia U-17 Vs Australia yang Berakhir Tanpa Gol di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025: Meskipun Melakukan...

AFC berikan komentar soal laga Timnas Indonesia U-17 versus Australia yang berlangsung aneh pada babak kedua pertandingan di Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.
Senin, 28 Oktober 2024 - 07:56 WIB
Timnas Indonesia U-17 melawan Australia.
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Federasi Sepak Bola Asia atau AFC mengomentari pertandingan Timnas Indonesia U-17 melawan Australia dalam Kualifikasi Piala Asia U-17 2025.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Abdullah Alkhalifa Alsabah, Kuwait pada Minggu (28/10) itu berakhir imbang tanpa gol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hasil itu membuat Australia jadi juara Grup G Kualifikasi Piala Asia U-17 2025 dengan raihan tujuh poin. Sementara, Timnas Indonesia menempati peringkat kedua meraup poin yang sama seperti Australia, tetapi kalah selisih gol.

Kendati demikian, Australia dan Indonesia sama-sama lolos ke putaran final Piala Asia U-17 2025. Indonesia lolos usai masuk dalam lima besar peringkat dua terbaik.

Sementara, dalam pertandingan tersebut, kedua tim pada babak pertama saling jual beli serangan. Namun, Australia cenderung menguasai bola dibanding Indonesia.

Sesekali Indonesia melakukan serangan balik dan mendapat peluang, tetapi gagal dibuahkan menjadi gol. 


Timnas Indonesia U-17 melawan Australia. (Foto: PSSI)

Masuk babak kedua, awalnya kedua tim masih berupaya mencetak gol. Timnas Indonesia pada babak kedua terlihat hanya berupaya mengandalkan serangan balik untuk menciptakan peluang. Sementara, Australia sangat menguasai pertandingan.

Memasuki menit ke-60an, tempo permainan melambat. Para pemain Australia tampak bersabar dan ogah membangun serangan seakan takut terkena serangan balik dari Indonesia.

Pada momen itu, Australia hanya memainkan bola di tengah lapangan. Tiga pemain Australia secara bergantian hanya saling oper bola di tengah lapangan.

Sementara, para pemain Timnas Indonesia tidak terpancing untuk merebut bola. Masing-masing pemain hanya fokus menahan pergerakan di posisinya masing-masing.

Permainan model tersebut berlangsung hingga wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan berakhir dan skor tetao kacamata. Artinya, sekitar lebih dari 20 menit pemain Timnas Indonesia U-17 sama sekali tidak menyentuh bola.

Meski memainkan laga aneh pada babak kedua, dua tim tersebut kini berhak lolos ke Piala Asia U-17 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terkait pertandingan tersebut, AFC melalui laman resminya menyatakan bahwa Australia dan Indonesia sama-sama bermain dengan performa yang bagus.

"Keduanya memasuki pertandingan dalam performa bagus, setelah memenangkan pertandingan masing-masing melawan Kuwait dan Kepulauan Mariana Utara," tulis AFC dikutip Senin (28/10).

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT