News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Orang Penting di Liverpool ini Pernah Utarakan Niatnya Ingin Melatih Timnas Indonesia, tapi Garuda Sudah Punya Shin Tae-yong: Sejujurnya Saya...

Sosok penting di klub teratas Liga Inggris, Liverpool pernah mengutarakan keinginannya untuk menjadi pelatih timnas Indonesia, hal ini tak terlepas keterikatan
Senin, 21 Oktober 2024 - 14:03 WIB
Orang Penting di Liverpool ini Pernah Utarakan Niatnya Ingin Melatih Timnas Indonesia, tapi Garuda Sudah Punya Shin Tae-yong: Sejujurnya Saya...
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube Ajax / X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Sosok penting di klub teratas Liga Inggris, Liverpool pernah mengutarakan keinginannya untuk menjadi pelatih timnas Indonesia.

Seperti diketahui, timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong baru saja menelan kekalahan pertama di Grup C atas China dengan skor 1-2.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama Shin Tae-yong menjadi bulan-bulanan sejumlah pihak, termasuk netizen yang merasa kecewa akan taktik yang diterapkan oleh sang pelatih asal Korea Selatan itu.

Sontak kekalahan itu memberikan dampak besar kepada nama STY, media sosial sempat ramai dengan tagar STY OUT.

#STYOut menggema di media sosial usai skuad Garuda kalah dari China.

Hal yang menjadi sorotan dalam pertandingan adalah Shin Tae-yong menurunkan pemain yang berbeda dari laga terakhir menghadapi Bahrain, yang berakhir 2-2.

Laga kontra China, pelatih Shin Tae-yong menurunkan Asnawi Mangkualam, dan menjadikannya sebagai kapten.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • AFC

 

Asnawi Mangkualam dipasang sebagai winger kanan, sedangkan lini bertahan Jay Idzes, Mees Hilgers dan Calvin Verdonk.

Perubahan ini sangat terasa, dan membuat lini bertahan Shin Tae-yong agak goyah, pada lini tengah pun tampak aliran bola tak berjalan baik.

Hal ini tak terlepas karena dicadangkannya Thom Haye.

Nyatanya Asnawi, Shayne Pattynama dan Witan Sulaeman tak maksimal di lapangan.

Tak hanya it, keputusan Shin Tae-yong dalam menurunkan starting line-up juga mendapat kritik keras dari Coach Justin.

Asisten pelatih Liverpool ingin jadi melatih timnas Indonesia

Mantan pemain timnas Belanda yang juga sekarang menjabat sebagai asisten pelatih Liverpool, John Heitinga memberikan sebuah pernyataan mengejutkan ketika diwawancarai oleh pandit asal Inggris, John Dykes.

John Heitinga diketahui memiliki darah keturunan Indonesia dari kakek dan ayahnya yang lahir di Indonesia.

"Ayah saya lahir di Indonesia (Jakarta), kakek saya berasal dari Jawa, dan nenek saya lahir di Pulau Belitung," ungkapnya.

Dia mengaku keluarganya pindah ke Belanda pada tahun 1950-an.

"Jadi setengah keluarga saya berada di Indonesia, dan setengah di Belanda," ujarnya.

John Heitinga bukan sosok sembarang, ia pernah membela klub top Eropa seperti Ajax Amsterdam, Atletico Madrid hingga Everton.

Pria berusia 40 tahun itu juga menjadi bagian dari skuad timnas Belanda di ajang Piala Dunia 2006 dan 2010 silam di Afrika Selatan.

Orang Penting di Liverpool ini Pernah Utarakan Niatnya Ingin Melatih Timnas Indonesia, tapi Garuda Sudah Punya Shin Tae-yong: Sejujurnya Saya...
Orang Penting di Liverpool ini Pernah Utarakan Niatnya Ingin Melatih Timnas Indonesia, tapi Garuda Sudah Punya Shin Tae-yong: Sejujurnya Saya...
Sumber :
  • Onsoranje.nl

 

Kini Mantan Bek Everton, John Heitinga menjadi bagian staf kepelatihan Liverpool, dia membantu Arne Slot membawa The Reds mengarungi Liga Inggris.

Memiliki pengalaman menjadi pelatih dari Ajax U21 hingga menjadi asisten pelatih di West Ham musim 2023/2024.

John Heitinga berbicara blak-blakan soal apa yang dibutuhkan oleh timnas Indonesia.

Hal itu disampaikan oleh Heitinga dalam wawancaranya dengan John Dykes.

"Aku pernah bermain melawan Indonesia bersama Timnas Belanda jadi itu sangat spesial bagiku, keluargaku, dan terutama kakekku. Jadi latar belakangku dari Indonesia dan bagiku itu cukup istimewa," kata Heitinga.

Pelatih berusia 40 tahun yang pensiun di Ajax pada tahun 2016 itu mengaku kagum dengan dukungan yang diberikan oleh para pendukung timnas Indonesia.

"Saat kami bermain di Indonesia, saya ingat semua fans dan mereka luar biasa. Satu-satunya hal adalah mereka memerlukan struktur," ungkap John Heitinga.

"Jika Anda melihat para pemainnya, mereka memiliki beberapa keterampilan tetapi satu-satunya hal adalah mereka perlu waktu untuk berkembang dan mereka membutuhkan fasilitas, mereka butuh dukungan (berbagai pihak)," sambungnya.

Tak sampai di situ, John Heitinga menekankan kalau pendidikan dan juga cara bermain bola secara taktis, merupakan hal yang dibutuhkan oleh para pemain timnas Indonesia.

"Aku yakin akan ada pemain luar biasa, satu-satunya hal yang mereka butuhkan adalah kamu tahu seperti pendidikan, cara bermain sepak bola, dan cara membuat mereka lebih baik," terang dia.

John Heitinga
John Heitinga
Sumber :
  • Instagram/@johnheitinga

 

Kemudian ketika ditanya oleh John Dykes apakah Heitinga berminat untuk melatih Timnas Indonesia di masa depan? 

Dirinya dengan tegas mengaku kalau hal tersebut mungkin saja terjadi. 

"Mungkin di masa depan, kamu tidak pernah tahu kamu, tidak pernah tahu" tutup Heitinga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasukan Shin Tae-yong mempersiapkan dua pertandingan melawan Jepang dan Arab Saudi pada 15 dan 19 November di putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (akg/ind)


 

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT