News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Demi Mees Hilgers dan Eliano Reijnders, Ini Prediksi 5 Pemain yang Bakal Dicoret Shin Tae-yong dari Timnas Indonesia

Ini prediksi lima pemain yang bakal dicoret Shin Tae-yong jika Mees Hilgers dan Eliano Reijnders gabung Timnas Indonesia, siapa saja?
Minggu, 29 September 2024 - 10:02 WIB
Mees Hilgers dan Rizky Ridho
Sumber :
  • Instagram Mees Hilgers / Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Tak hanya Timnas Indonesia yang bersaing untuk memperebutkan tiket menuju Piala Dunia 2026. Para pemain yang ada di dalam skuad Garuda juga saling bersaing. 

Apalagi dengan masuknya Mees Hilgers dan Eliano Reijnders membuat peta persaingan di internal tim Garuda makin menarik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beberapa nama bahkan dikabarkan berpotensi tercoret dari skuad Shin Tae-yong jelang laga tandang ke Bahrain dan China.

Contohnya, pada posisi center bek. Dengan datangnya Mees Hilgers, persaingan untuk posisi bek tengah di Timnas Indonesia akan semakin sengit.

Saat ini saja skuad Garuda memiliki Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner, Wahyu Prasetyo, hingga Muhammad Ferarri.

Jika Mees Hilgers bergabung ke Timnas maka tak menutup kemungkinan bkal ada nama yang dicoret Shin Tae-yong untuk posisi tersebut.

Lantas, siapa saja pemain yang terancam tercoret dari Timnas Indonesia tersebut? Berikut daftarnya.

1. Hokky Caraka

Penyerang PSS Sleman Hokky Caraka menjadi nama kuat pemain yang berpotensi dicoret untuk laga tandang ke Bahrain dan China di bulan Oktober mendatang.

Sebenarnya masuknya nama pemain kelahiran Gunung Kidul ke skuad timnas bulan September lalu juga mengejutkan banyak orang.

Sebab, performa Hokky dinilai masih belum layak untuk duduk di jajaran pemain timnas.

Hokky memang harus bekerja lebih keras lagi untuk membuktikan bahwa masuknya ia ke Timnas bukanlah sebuah kebetulan belaka.

Tak hanya itu sofascore pun mencatat bahwa penyerang yang lebih sering melebar ke sisi kanan ini hanya memiliki rataan satu tembakan per pertandingan di sepanjang musim ini.

Baru-baru ini, Hokky Caraka mulai menunjukkan taringnya. Di mana ia tampil gacor saat membela PSS Sleman melawan Arema FC dengan menyumbang 2 gol.

2. Wahyu Prasetyo

Masuknya nama Mees Hilgers jelas menjadi alarm tanda bahaya untuk pemain belakang Timnas Indonesia, tak terkecuali Wahyu Prasetyo.

Mantan pemain PSIS Semarang ini terancam dicoret karena ketatnya persaingan di lini belakang tim racikan Shin Tae-yong.

Asanya untuk menambah caps bersama Timnas senior bisa jadi tertunda.

Sejauh ini Wahyu baru menjalani empat laga bersama Malut United dan selalu dipercaya oleh Imran Nahumarury untuk bermain penuh.

Sayangnya, catatan apik 84% operan suksesnya tak bisa menutupi fakta bahwa Wahyu sudah kecolongan dua gol dalam 4 laga.

Tak hanya itu sofascore mencatat bahwa mantan pemain Persik Kendal ini hanya memiliki 59% keberhasilan dalam urusan duel merebut bola.

3. Muhammad Ferarri

Setelah sempat mencicipi 10 menit bermain di laga melawan Arab Saudi, nasib Muhammad Ferarri di Timnas Indonesia masih menjadi misteri.

Sama seperti Wahyu Prasetyo, Ferarri tak boleh berpuas diri dengan performanya saat ini, karena amunisi anyar Mees Hilgers bukanlah pemain sembarangan.

Meski Ferarri juga termasuk pemain andalan tapi Hilgers bermain di kompetisi yang lebih jempolan.

4. Pratama Arhan

Posisi Pratama Arhan di bek kiri sejatinya sudah terancam Sejak kedatangan Calvin Verdonk. 

Arhan yang awalnya hanya bersaing dengan Shayne Pattynama harus menelan kenyataan bahwa Calvin Verdonk adalah seorang pemain jempolan.

Ditambah kenyataan bahwa dua saingannya tadi merupakan andalan di timnya masing-masing makin membuat Arhan gigit jari.

Mantan pemain PSIS Semarang ini bukanlah pemain inti di suwon FC 

Sejak bergabung pun Arhan hanya bermain sekali itupun hanya dimainkan sekitar 3 menit saja sebelum diusir keluar karena kartu merah.

Sejak kartu merah itu pemain yang fenomenal dengan lemparan panjangnya ini tak pernah diberi kesempatan lagi.

Sementara di Timnas Indonesia, Shin Tae-yong beberapa kali hanya mencadangkan istri Azizah Salsha.

5. Nadeo Argawinata

Mantan kiper andalan Shin Tae-yong, Nadeo Argawinata tampaknya makin lama makin tersisihkan.

Setelah mendapatkan saingan berat bernama Ernando Ari kedatangan dan penampilan luar biasa Maarten Paes membuat namanya makin terlupakan.

Padahal performanya di klub tergolong lumayan. Penampilannya di kompetisi regional pun masih sempurna pemain asal Kediri ini belum pernah memungut bola dari gawang Borneo FC.

Sayangnya performa apik dan ketenangan Nadeo masih akan sulit membuatnya merebut posisi kiper utama dari Maarten Paes.

6. Ricky Kambuaya

Terakhir ada Ricky Kambuaya, sama seperti Nadeo. Kambuaya yang juga merupakan adalan STY di masa lalu perlahan mulai tersisihkan.

Performa apik pemain lain dan kedatangan Eliano Reijnders yang serba bisa membuat Kambuaya rawan tercoret dari daftar pemain tengah tim Garuda.

Performa pemain yang sudah memiliki 37 caps di level klub pun tergolong mengecewakan.

Hanya dalam lima laga Kambuaya sudah mengoleksi tiga kartu kuning dan sebuah kartu merah.

Semua kartu kuning tadi didapatkannya pada tiga laga yang pertama dan disempurnakan dengan kartu merah di akhir laga melawan PSM Makassar.

Alhasil, Ricky Kambuaya tak bisa bermain di laga keempat Dewa United melawan PSIS Semarang.

Namun skill pemain yang dikenal sangat teknikal ini tetap menawan sofascore mencatat bahwa Kambuaya memiliki rataan dribel sukses sebesar 70% per pertandingan.

Tak hanya itu rataan umpannya per pertandingan juga masih tergolong tinggi yakni 84%.

Dengan statistik seperti itu tidak mengherankan jika di masa lalu Kambuaya selalu dijadikan andalan oleh Shin Tae-yong. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun zaman sudah berubah, kini banyak pemain yang tak kalah berkualitas dari Ricky Kambuaya sudah bergabung.

Sekarang tinggal bagaimana Kambuaya meyakinkan STY bahwa dirinya masih layak untuk dibawa. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT