News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Pemain Keturunan yang Tak Diminati Shin Tae-yong Padahal Mainnya Bagus, Nomor 3 Malah Pernah Main di Liga Yunani

Pro dan kontra soal pemain keturunan kembali mencuat belakangan ini setelah anak asuh Shin Tae-yong berhasil menahan imbang Arab Saudi dan Australia di babak 3
Kamis, 26 September 2024 - 15:59 WIB
4 Pemain Keturunan yang Tak Diminati Shin Tae-yong Padahal Mainnya Bagus, Nomor 3 Malah Pernah Main di Liga Yunani
Sumber :
  • PSSI

tvOnenews.com - Dalam dua pertandingan terakhir, Shin Tae-yong memasang 9 orang pemain keturunan di starting line up Timnas Indonesia di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia. 

Di laga lawan Arab Saudi, hanya Witan Sulaeman dan Rizky Ridho yang merupakan pemain lokal. Sementara pada laga lawan Australia posisi Witan digantikan Marselino Ferdinan di starting line up.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Belakangan persoalan keberadaan pemain keturunan ini kembali disoal, pertama oleh mantan Duta Besar Indonesia untuk Polandia Peter Gontha.

Skuad Timnas Indonesia
Skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Kemudian pengamat politik Rocky Gerung juga ikut melontarkan kritik dengan menyebut naturalisasi adalah penipuan terhadap sensasi.

“Hari-hari ini kita mungkin melihat ada euforia dalam persepakbolaan kita. Tetapi, euforia itu membatalkan atau membuat kita lupa bahwa yang bermain di lapangan itu bukan grup yang kita idealkan,” katanya dikutip dari kanal YouTube Rocky Gerung Official.

“Karena yang sekarang disebut sebagai naturalisasi itu semacam penipuan terhadap sensasi," imbuhnya.

Pernyataan dua tokoh itu kemudian menimbulkan riuh pro dan kontra di sosial media. 

Terlepas dari perdebatan itu, pelatih Shin Tae-yong tidak asal memilih pemain keturunan untuk bermain di Timnas Indonesia. 

Buktinya ada 4 pemain keturunan yang sampai saat ini tidak menarik perhatian Shin Tae-yong:

1. Elkan Baggott

Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott Mendapat Kabar Buruk
Bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott Mendapat Kabar Buruk
Sumber :
  • tvOnenews.com - Julio Tri Saputra

 

Elkan Baggott merupakan palang pintu Timnas Indonesia senior di masa-masa awal naturalisasi pemain keturunan era Shin Tae-yong. 

Saat ini pemain keturunan Inggris itu masih berusia 22 tahun dan bermain untuk Blackpool FC di League One Inggris.

Namun sayang Elkan Baggott kini jarang dipanggil Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia. 

Selain sempat mengalami cedera panjang saat memperkuat tim liga Inggris Bristol Rovers, Elkan Baggott juga tak memenuhi panggilan Shin Tae-yong di Piala Asia U-23. 

Hal itu disebut-sebut membuat Shin Tae-yong meradang. 

2. Hugo Samir

Hugo Samir
Hugo Samir
Sumber :
  • Antara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Hugo Samir merupakan penyerang muda kelahiran Surabaya. Ayahnya adalah Jacksen F Tiago mantan pesepakbola Brasil yang sukses di Liga Indonesia. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT