News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bintang Timnas Indonesia Jadi Rebutan, NAC Breda Menyesal Gagal Datangkan Thom Haye yang Ditikung Almere City: Sayang Sekali Kami...

Direktur Teknik NAC Breda, Peter Maas menyesal usai gagal mendatangkan bintang Timnas Indonesia, Thom Haye yang ditikung oleh sesama klub Liga Belanda, Almere City.
Sabtu, 14 September 2024 - 20:27 WIB
Bintang Timnas Indonesia, Thom Haye Resmi Gabung Almere City FC
Sumber :
  • X/Almere City FC

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Teknik NAC Breda, Peter Maas menyesal usai gagal mendatangkan bintang Timnas Indonesia, Thom Haye yang ditikung oleh sesama klub Liga Belanda, Almere City.

Diketahui, Thom Haye memilih bergabung dengan Almere City usai tak memperpanjang kontraknya dengan SC Heerenveen sejak akhir Juni 2024 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelandang berusia 29 tahun itu merapat ke Almere City dan diumumkan oleh klub berjuluk De Zwarte Schapen (Domba Hitam) pada Jumat 13 September 2024.

tvonenews

Thom Haye dikontrak Almere City dengan durasi kurang dari satu musim atau hingga musim panas 2025 untuk berkompetisi di Liga Belanda 2024/2025.

Sebelum bergabung dengan Almere City, Thom Haye menganggur alias tanpa klub selama dua bulan meskipun sang pemain berjuluk Profesor itu didekati beberapa klub termasuk NAC Breda. 

Gelandang Timnas Indonesia itu santer dikabarkan akan bereuni dengan mantan klubnya tersebut hingga pihak NAC Breda dengan senang hati untuk menyambutnya.

Namun, sang gelandang berusia 29 tahun itu justru lebih memilih menandatangani kontrak dengan Almere City dan menolak tawaran NAC Breda.

Pemain Timnas Indonesia Thom Haye resmi gabung Almere City
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye resmi gabung Almere City
Sumber :
  • Almere City

 

Setelah kena tikung Almere City, Direktur Teknik NAC Breda, Peter Maas mengaku menyesal lantaran gagal mendatangkan bintang Timnas Indonesia itu.

Dalam pernyataannya, Maas mengakui bahwa NAC Breda gagal dalam bernegosiasi dengan Thom Haye yang disinyalir tidak ada kecocokan soal gaji.

“Tetapi di NAC kami bekerja dari rumah gaji dengan plafon gaji yang jelas," kata Peter Maas dikutip dari Fean Online, Sabtu (14/9/2024).

“Jika ada klub lain yang mengajukan tawaran jauh di atas itu, kami tidak bisa dan tidak mau mengikuti hal ini karena akan mengganggu seleksi dan keseimbangan di ruang ganti,” tambahnya.

“Sayang sekali kami tidak bisa mencapai kesepakatan (Thom Haye)," katanya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kendati demikian, direktur teknik berusia 55 tahun itu tetap yakin dengan skuad NAC Breda yang sekarang meski tanpa diperkuat Thom Haye.

"Di sisi lain, kami punya kepercayaan penuh terhadap skuad pemain saat ini,” jelas Maas.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT